VIRALKALTIM– Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Timur, Yuliansyah, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas nelayan lokal melalui berbagai program bantuan dan pembinaan. Dukungan ini diberikan secara bertahap sesuai kebutuhan kelompok nelayan maupun pengelola yang mengajukan permohonan resmi.
Dalam penjelasannya, Yuliansyah menyebut bahwa bantuan yang disalurkan mencakup berbagai fasilitas pendukung aktivitas perikanan.
Di antaranya mixser, alat pendingin, boks penyimpanan hasil tangkapan, timbangan, sepatu kerja, serta beberapa perlengkapan lainnya yang dibutuhkan di lapangan.
Tidak hanya itu, Dinas Perikanan Kutim juga memberikan perhatian pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Program seperti bimbingan teknis (bimtek) dan sertifikasi terus digalakkan agar nelayan memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menjalankan usaha perikanan secara profesional dan berkelanjutan.
Di sektor budidaya, sejumlah program turut disalurkan, termasuk rehabilitasi tambak, bantuan benih, bibit keramba, serta pakan untuk mendukung produktivitas kelompok. Pemerintah daerah juga memberikan fasilitas kolam terpal ikan, terutama bagi kelompok nelayan yang bergerak di bidang budidaya skala kecil dan menengah.
Yuliansyah menegaskan bahwa seluruh bantuan disalurkan berdasarkan proposal yang diajukan oleh kelompok nelayan. Setelah proposal masuk, pihaknya melakukan pengecekan dan verifikasi lapangan untuk memastikan kebutuhan tersebut benar-benar sesuai kondisi dan rencana pengembangan kelompok.
“Ini bantuan yang kami berikan sesuai permintaan kelompok. Ada kelompok budidaya, ada kelompok pengelola. Mereka ajukan proposal, kita cek, baru kita usulkan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa mekanisme tersebut dilakukan agar bantuan tepat sasaran dan efektif dalam mendukung peningkatan ekonomi masyarakat pesisir.
Pada akhir penyampaiannya, Yuliansyah menegaskan komitmen Dinas Perikanan Kutim untuk terus membina nelayan lokal. Ia berharap program bantuan dan pembinaan yang berjalan dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan produksi, pendapatan, serta keberlanjutan usaha perikanan di wilayah Kutai Timur.(dy)


















