VIRALKALTIM – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Basuki Isnawan menyampaikan dukungan dan testimoni terhadap program Kutim Berzakat 2026 dengan menekankan pentingnya zakat, sedekah, dan infak melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sebagai lembaga resmi yang memiliki manfaat luas bagi masyarakat.
Basuki mengatakan, sebagai pimpinan perangkat daerah, dirinya merasa memiliki tanggung jawab moral dan spiritual untuk mempertanggungjawabkan setiap perbuatannya, baik kepada Tuhan maupun kepada pimpinan daerah. Karena itu, ia mendorong seluruh jajaran di lingkungan Dispora untuk memahami dan menunaikan kewajiban zakat melalui Baznas.
“Sebagai pimpinan, tentu ada tanggung jawab moral kepada Tuhan dan juga kepada pimpinan daerah. Salah satu bentuknya adalah memastikan kewajiban zakat dapat ditunaikan dengan baik melalui lembaga resmi seperti Baznas,” ujarnya.
Menurutnya, Baznas merupakan lembaga yang diatur oleh undang-undang dan memiliki sistem pengelolaan yang jelas sehingga dana zakat, infak, dan sedekah dapat disalurkan secara tepat kepada masyarakat yang membutuhkan.
Untuk menumbuhkan kesadaran tersebut, Dispora Kutim secara rutin melakukan edukasi kepada para pegawai mengenai pentingnya zakat, sedekah, dan infak. Edukasi ini dilakukan melalui kegiatan silaturahmi internal yang digelar setiap Senin dan Kamis setelah apel pagi.
Basuki menjelaskan, pemahaman tentang zakat pertama-tama diberikan kepada pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Dispora, kemudian disampaikan kepada seluruh staf agar tercipta kesepahaman bersama.
“Kami membangun pemahaman bersama melalui silaturahmi rutin setelah apel pagi. Dimulai dari pejabat struktural dan fungsional, kemudian disampaikan kepada seluruh staf agar semua memahami manfaat zakat dan pentingnya menyalurkannya melalui Baznas,” jelasnya.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif di lingkungan Dispora untuk berkontribusi dalam program zakat daerah.
Basuki juga menilai program-program yang dijalankan Baznas Kutim memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Di antaranya melalui program beasiswa pendidikan, bantuan sosial bagi korban bencana seperti kebakaran dan banjir, serta berbagai kegiatan sosial lainnya.
Ia menegaskan bahwa kontribusi yang mungkin terlihat kecil dari para pegawai jika dihimpun melalui Baznas dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat luas.
“Baznas ini sebenarnya rumah kita bersama. Kontribusi yang kita berikan mungkin kecil, tetapi jika dihimpun akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat Kutim,” katanya.
Basuki juga mengajak seluruh pegawai untuk tetap menyalurkan sedekah dan infak meskipun belum mencapai nisab zakat. Menurutnya, setiap bentuk kebaikan yang disalurkan melalui Baznas akan memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi amal bagi pemberinya.
Ia memastikan Dispora Kutim akan terus mendukung program Baznas sebagai bagian dari upaya menghadirkan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi masyarakat.
“Kami di Dispora akan terus mendukung Baznas. Semoga apa yang kita lakukan ini bisa memberikan kebahagiaan dan manfaat bagi masyarakat Kutim,” pungkasnya.(*)


















