VIRALKALTIM– Sebagai wujud apresiasi terhadap dedikasi para pendidik agama, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Site KPCS berkolaborasi dengan Lazismu Kutai Timur menyalurkan ratusan paket bantuan bagi para guru mengaji.
Kegiatan bertajuk Pentasyarufan Bingkisan Ramadan ini dipusatkan di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutai Timur, Sabtu (14/3/2026).
Dalam agenda yang bertepatan dengan 25 Ramadan 1447 H tersebut, DKM PAMA Site KPCS secara khusus menyalurkan sedikitnya 105 paket sembako. Kontribusi ini merupakan bagian dari total 547 paket yang didistribusikan Lazismu Kutim untuk para pengajar Al-Qur’an di wilayah tersebut.
Perwakilan DKM PAMA Site KPCS, Kevin Prayogo, menyatakan bahwa penyaluran ini merupakan amanah dari para karyawan PT PAMA yang dipercayakan melalui DKM untuk mendukung kesejahteraan pejuang Al-Qur’an.
”Alhamdulillahilladzi bini’matihi tatimmush shalihat. Amanah dari DKM Pama telah kami tunaikan melalui pentasyarufan bingkisan Ramadan bagi para guru ngaji di Kutai Timur bersama Lazismu. Ini adalah bentuk perhatian, apresiasi, serta dukungan nyata bagi mereka yang telah ikhlas membimbing generasi kita,” ujar Kevin dalam sambutannya.
Kevin juga menekankan bahwa program ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan investasi amal jariyah bagi seluruh karyawan PT PAMA. Ia berharap sinergi ini dapat terus mempererat tali ukhuwah antara korporasi dan masyarakat sekitar.
”Terima kasih kepada para guru ngaji atas dedikasi dan kesabarannya menanamkan cinta Al-Qur’an kepada anak-anak. Semoga Allah membalas setiap huruf yang diajarkan dengan pahala berlipat ganda, dan langkah ini menjadi kebaikan yang terus mengalir bagi keluarga besar PT Pama,” imbuhnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, tokoh agama, serta para penerima manfaat. Apresiasi besar diberikan kepada PT PAMA dan Lazismu yang secara konsisten menjaga keselarasan antara operasional industri dengan kepedulian sosial-keagamaan di wilayah Kutai Timur.
Melalui bantuan ini, diharapkan para guru mengaji dapat merayakan Idulfitri dengan lebih tenang dan penuh suka cita, sembari terus menjalankan peran strategis mereka dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia.(*)


















