VIRALKALTIM– Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Kutai Timur menggelar diskusi sekaligus penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama dengan berbagai organisasi, lembaga kemasyarakatan, media, serta dunia usaha dalam rangka mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2026.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak di Kutim.
Kepala DPPPA Kutim, Idham Cholid, mengatakan bahwa KLA bukan hanya program pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak sangat penting agar upaya perlindungan dan pemenuhan hak anak dapat berjalan secara berkelanjutan dan merata di seluruh wilayah Kutai Timur.
Idham menjelaskan, hingga saat ini terdapat 29 mitra DPPPA yang secara aktif terlibat dalam mendukung terwujudnya KLA. Mitra tersebut berasal dari unsur organisasi masyarakat, lembaga pendidikan, media, hingga dunia usaha yang memiliki komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan ramah anak.
Melalui diskusi yang digelar, para pihak membahas peran dan kontribusi masing-masing dalam mendukung indikator KLA, mulai dari pemenuhan hak sipil anak, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan, pendidikan, hingga perlindungan khusus anak. Penandatanganan MoU diharapkan menjadi dasar kerja sama yang lebih konkret dan terarah.
Lebih lanjut, Idham menyampaikan bahwa Pemkab Kutai Timur menargetkan peningkatan predikat KLA ke level Nindya pada tahun 2026, dan jika memungkinkan mencapai predikat Utama. Target tersebut, kata dia, hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang kuat dan konsisten antara pemerintah daerah dan seluruh mitra terkait.
Ia berharap, dengan adanya komitmen bersama ini, seluruh pihak dapat terus meningkatkan peran aktifnya dalam menciptakan Kutai Timur yang benar-benar layak bagi tumbuh kembang anak.
“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya sebatas seremonial, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata demi masa depan anak-anak Kutai Timur yang lebih baik,” pungkas Idham.(dy)


















