VIRAL KALTIM, KUTIM- Kalau memang tidak sanggup untuk mengurus ini (pencairan dana KONI) sebaiknya menyatakan mundur. Itulah pernyataan Sekretaris Panitia Pelaksana Musorkablub KONI Kutim ,Aleks Bhajo dikutip dari media sebelah.
Menanggapi hal itu, Ketua KONI Kutim, Heriansyah Masdar yang baru saja diamanahkan menjadi pimpinan hanya ketawa lepas. Pasalnya, permintaan tersebut terbilang lucu dan tak nyambung.
“Pertama saya baru saja menjabat. Kedua, menagih tanpa invoice, mengajukan tidak pernah. Nominalnya kami tidak tau juga. Apa yang mau dibayar. Baru suruh mundur, saya ketawa aja,” kata Heriansyah.
Selain itu, masalah lainnya ialah belum adanya laporan dan proposal awal yang diajukan kepada pengurus baru. Sehingga, pihaknya tak dapat berbuat apa-apa. Karena semua yang diklaim, tak pernah didiskusikan secara administratif.
“Malah saya yang minta terus laporannya. Tapi belum terus. Sekali lagi, sampai detik ini laporan panitia belum juga masuk. Sekaligus proposal awalnya karana pengurus lama juga tidak menunjukan kepada kami sebagai pengurus baru berapa anggarannya,” kata Heri.
Terlepas dari itu, dirinya mengaku sudah melakukan proses pencairan dana KONI. Saat ini sudah berada di BPKAD. Tinggal menunggu proses pencairan.
“Dalam beberapa bulan ini sudah saya talangin duluan (pake dana pribadi untuk bekerja). Saya juga ingatkan, kembalikan aset KONI yang dipakai panitia,” katanya.
Sebelumnya, Sekretaris Pantia Musorkablub Alex Bajo koar di media terkait utang saat menjalankan Musorkablub. (dy)


















