VIRALKALTIM– KB atau singkatan dari Keluarga Berencana merupakan suatu program pemerintah Indonesia sejak tahun 1970 yang bertujuan untuk membatasi jumlah kelahiran guna menciptakan keluarga yang sehat dan sejahtera.
Adapun tujuan umum dari perencanaan KB adalah untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera khususnya bagi ibu dan anak serta mengendalikan pertambahan penduduk suatu negara sesuai dengan Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera (NKKBS) yaitu dengan jalan mengendalikan jumlah kelahiran.
Sedangkan tujuan khusus dari program tersebut adalah untuk meningkatkan kesejahteraan suatu keluarga yaitu dengan jalan penjarangan angka kelahiran atau jumlah kelahiran bayi yaitu dengan jalan menggalakkan pemakaian alat kontrasepsi. Hingga saat ini program KB yang dicanangkan memberikan manfaat yang besar, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Menurunkan resiko terjangkitnya kanker rahim dan kanker servik
2. Menurunkan angka kematian maternal serta peningkatan IPM
3. Menghindari kehamilan yang tidak diinginkan
4. Dapat meningkatkan kesehatan ibu dan anak
5. Mencegah penularan penyakit berbahaya
6. Lebih menjamin tumbuh kembang bayi dan anak
7. Dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga
8. Pendidikan anak lebih terjamin
9. Dapat menentukan kualitas sebuah keluarga
Atas hal itulah, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim menggalakkan KB untuk masyarakat.
Kepala Bidang KB Dinas PP dan KB Mustika., SE., MAP mengatakan pihaknya gencar melakukan sosialisasi KB kepada masyarakat. Tak hanya dalam kota, namun hingga ke pedalaman. Yang mana hal ini sangat bermanfaat buat ibu maupun anak. “Alhamdulillah semua berjalan lancar. Ini merupakan program nasional yang diteruskan di daerah,” katanya.
Meskipun diakui, jika pihaknya mengalami sedikit kendala terkait sosialiasi di beberapa kecamatan dan desa. Khusunya di pedalaman.
“Setiap pekerjaan pasti ada kendala, salah satunya adalah letak geografis Kutai Timur, yang beberapa harus melewati sungai, bahkan laut. Kedua, anggaran, ketiga, kurangnya petugas – petugas lapangan,” katanya. (adv)


















