VIRALKALTIM– Diisukan mendukung dan akan pindah ke Kota Bontang, Kepala Desa Teluk Pandan Andi Herman membantah mentah-mentah kabar tersebut.
Kata dia, hal itu mustahil dilakukan yang mana masyarakat Teluk Pandan setia kepada Kutai Timur.
“Itu hanya gertak saja. Kita cinta Kutai Timur,” kata Andi.
Herman berujar, jika Kampung Sidrap menjadi milik Bontang, maka akan menyebabkan dampak yang lebih besar.
“Ini hanya masalah kecil, hanya dibesar-besarkan. Jangan sampai masalah Sidrap menyebabkan masalah-masalah baru. Nanti semua daerah perbatasan minta lepas semua,” katanya.
Tak hanya mengkritik Bontang, pihaknya juga akan melakukan aksi imbas dari masalah ini. Diantara isu yang akan dibahas masalah tenagakerja.
“Jadi warga Kutim yang mau kerja di Bontang susah. Harus KTP Bontang. Makanya kami mau demo di Indominco, agar Indominco menerapkan aturan Kutim. Yakni 80 persen warga Kutim, dan 20 persen warga luar yang diterima kerja,” katanya. (dy)


















