VIRALKALTIM– Pendidikan memiliki peranan yang penting dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, tangguh dan berkualitas dalam rangka mewujudkan tujuan pembangunan daerah maupun nasional.
Kemajuan suatu daerah dapat dinilai dari kualitas pendidikannya. Kualitas pembangunan pendidikan dapat diketahui melalui beberapa indikator.
Pendidikan merupakan elemen penting pembangunan dan perkembangan sosial-ekonomi masyarakat. Tidak itu saja, pendidikan berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup individu, masyarakat dan bangsa. Semakin tinggi tingkat pendidikan masyarakat, semakin baik kualitas sumber dayanya.
Pendidikan yang berkualitas akan menghasilkan manusia terdidik yang bermutu dan handal sesuai dengan kebutuhan jaman. Penduduk dengan kemampuannya sendiri diharapkan dapat meningkatkan partisipasinya dalam berbagai kegiatan, sehingga di masa mendatang mereka dapat hidup lebih layak.
Untuk melihat seberapa banyak penduduk usia sekolah yang sudah memanfaatkan fasilitas pendidikan yang ada dapat dilihat dari Tingkat Partisipasi Sekolah yang salah satu indikator untuk mengukurnya adalah Angka Partisipasi Sekolah (APS).
APS adalah proporsi dari penduduk kelompok usia sekolah tertentu yang sedang bersekolah (tanpa memandang jenjang pendidikan yang ditempuh) terhadap penduduk kelompok usia sekolah yang bersesuaian. Dengan partisipasi sekolah dapat melihat daya serap sistem pendidikan terhadap penduduk usia sekolah.
Anggota DPRD Kutim, Agusriansyah yang merupakan Komisi D membidangi Pendidikan berpesan agar kiranya para generasi muda khususnya pelajar terus bersemangat dalam menuntut ilmu.
“Teruskan belajar dan menuntut ilmu setinggi mungkin. Raihlah pendidikan selagi kita mampu,” kata dia.
Agus mencontohkan dirinya. Ia terus menuntut ilmu meskipun sudah berusia. Baginya, ilmu tak ada batasannya. Baik kecil maupun tua. Tak sedikit orang lanjut usia terus menuntut ilmu.
“Karena bagi saya ilmu adalah segalanya. Tanpa ilmu orang tak tau apa-apa. Untuk itu, manfaatkan waktu sebaik mungkin untuk menuntut ilmu. Terus bersemangat,” katanya.
Ia memberikan semangat kepada anak-anak lantaran kelak menjadi penerus bangsa. Ia berharap agar pengganti nantinya orang-orang yang berpendidikan dan dapat membawa daerah jauh lebih baik.
“Anak-anak saat ini merupakan pengganti kita kelak. Menggantikan dalam membangun Kutim. Entah menjadi apa, namun pastinya harapan terbesar menjadi generasi terbaik,” harapan. (adv)


















