VIRALKALTIM — Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Dokter Novel Tyty Poembonan, mendorong pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah strategis guna mempercepat hilirisasi sawit.
Menurutnya, Kutim memiliki potensi besar dalam industri ini, namun selama ini produk sawit lebih banyak dikirim ke luar daerah tanpa diolah terlebih dahulu.
Novel menjelaskan bahwa hilirisasi tidak hanya meningkatkan nilai tambah ekonomi, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja baru. Ia menyayangkan potensi besar itu belum dioptimalkan.
“Potensi kita salah satunya ialah hilirisasi sawit. Sangat bisa kita lakukan,” ungkapnya.
Selain sawit, Novel menyebut Kutim memiliki kekuatan pendukung seperti keberadaan laut, pelabuhan, serta infrastruktur kawasan industri. Hal ini dinilai sangat mendukung proses hilirisasi agar Kutim tak hanya menjadi daerah penghasil bahan mentah.
Ia secara khusus menyoroti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy yang hingga kini belum dimanfaatkan maksimal. Menurutnya, kawasan tersebut seharusnya menjadi pusat industri pengolahan, termasuk turunan sawit.
“Sayang kalau tidak dimanfaatkan. Bangker-bangker kita juga rugi kalau dibiarkan,” tegasnya.
Novel menilai pemerintah daerah perlu membangun komunikasi intens dengan pemerintah pusat agar pengembangan hilirisasi sawit dapat masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN). Dengan begitu, dukungan anggaran dan regulasi akan lebih mudah didapatkan.
Ia menutup dengan mengajak semua pihak mendorong Kutim mandiri dalam pengolahan sawit. “Daripada dibawa ke Pulau Jawa, lebih baik kita kelola sendiri. Jika hilirisasi berjalan, Kutim akan memperoleh manfaat ekonomi lebih besar,” pungkasnya.(dy/adv)


















