VIRALKALTIM— Desa Swarga Bara tengah membangun lapangan olahraga representatif yang diproyeksikan menjadi ikon baru sekaligus pusat aktivitas masyarakat.
Fasilitas ini akan menjadi satu-satunya arena olahraga yang memadai di tiga desa paling utara Kutai Timur, dan ditujukan untuk kegiatan futsal, sepak bola, serta olahraga tradisional yang melibatkan seluruh usia.
Kepala Desa Swarga Bara Wahyuddin Usman, menegaskan bahwa pembangunan lapangan olahraga merupakan bagian dari strategi pembinaan generasi muda melalui sarana yang sehat dan produktif.
“Olahraga bukan hanya soal fisik, tapi juga soal mental, karakter, disiplin, dan kebersamaan. Kami ingin anak-anak dan remaja punya ruang positif untuk berkembang,” ujarnya.
Lapangan tersebut juga dirancang untuk berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk turnamen lokal antar-RT, event sekolah, hingga kegiatan komunitas dan perayaan budaya.
Fasilitas pendukung seperti tribun penonton, sistem penerangan malam hari, dan area latihan tambahan turut disiapkan agar lapangan dapat digunakan secara optimal.
“Kami ingin fasilitas ini hidup setiap hari, bukan hanya saat ada pertandingan,” tambahnya.
Pemerintah desa juga mendorong kolaborasi dengan perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah untuk penyediaan sarana tambahan dan peralatan olahraga.
“Tak mungkin kami berjalan sendiri. Dengan sinergi bersama perusahaan dan masyarakat, fasilitas ini akan semakin lengkap,” kata Usman.
Masyarakat menyambut antusias pembangunan ini, mengingat minimnya akses sarana olahraga sebelumnya. Desa berharap lapangan tersebut mampu melahirkan atlet potensial dari pelosok Kutai Timur serta menjadi model pengembangan olahraga terpadu di wilayah pedesaan.
“Lapangan ini akan menjadi ikon desa dan kebanggaan bersama,” tutupnya. (adv/ss)


















