VIRALKALTIM– Dinas Koperasi dan UKM telah melakukan upaya serius untuk meningkatkan ekspor produk UMKM Kutim melalui program bisnis matching dan partisipasi dalam berbagai expo serta pameran.
Salah satu kegiatan terbaru adalah kunjungan tim ke Batam untuk mengikuti expo yang diadakan oleh Kementerian Perdagangan, di mana mereka memperkenalkan produk yang sudah melalui proses kurasi, seperti gula aren, semut olahan, nanas dan turunannya, serta kripik.
Kepala bidang Pemberdayaan Usaha Mikro (PUM) Pasombaran, menjelaskan bahwa expo menjadi wadah yang sangat bagus untuk memperkenalkan produk lokal ke pembeli potensial, baik dari dalam maupun luar negeri. Di expo Batam, tim berhasil bertemu dengan lebih dari 50 pembeli dan distributor, termasuk yang berasal dari Singapura, Malaysia, dan Brunei.
“Banyak pembeli yang tertarik dengan produk kita, terutama gula aren dan semut olahan yang memiliki ciri khas yang unik,” ujarnya.
Sementara itu, program bisnis matching yang dilakukan secara teratur membantu menghubungkan pelaku UMKM langsung dengan pembeli atau distributor tanpa melalui perantara.
Pasombara menambahkan bahwa bisnis matching ini telah menghasilkan hasil positif, seperti terjadinya kesepakatan ekspor amplang ke Malaysia yang sudah direncanakan. Upaya ini juga didukung oleh Genpro yang membantu dalam proses negosiasi dan penyiapan dokumen ekspor.
“Kita akan terus mengikuti expo dan melakukan bisnis matching di berbagai daerah, bahkan mungkin di luar negeri nanti, agar lebih banyak produk UMKM Kutim bisa memasuki pasar internasional,” jelasnya.
Hingga saat ini, sudah lebih dari 10 produk UMKM yang telah melalui kurasi dan siap untuk diekspor ke berbagai negara. (Adv/ss)


















