VIRALKALTIM – Dalam upaya meningkatkan keunggulan dan inovasi pendidikan, sebanyak 38 guru dan unsur manajemen sekolah mengikuti pelatihan selama lima hari, mulai Senin (20/4/2026) hingga Jumat (24/4/2026) yang diselenggarakan oleh PT Indexim Coalindo.
Kegiatan ini difokuskan pada penguatan Kurikulum Merdeka Belajar untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan nasional. Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperbaiki tata kelola sekolah agar lebih profesional, sekaligus mendukung peningkatan rapor pendidikan serta nilai akreditasi sekolah.
Peserta guru dan unsur manajemen sekolah berasal dari SMPN 3 Kaliorang dan SMAN 1 Kaubun yang terpilih berdasarkan asesmen untuk menjadi percontohan program Transformasi Sekolah yang dilaksanakan oleh PT Indexim Coalindo sebagai bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).
Kegiatan pelatihan ini berlokasi di kompleks SMAN 1 Kaubun di Desa Bumi Rapak, Kecamatan Kaubun, Kabupaten Kutai Timur.
Selama lima hari pelatihan, peserta tidak hanya menerima materi teori, namun juga melakukan praktik langsung. Proses pelatihan juga dilakukan secara interaktif dengan metode diskusi kelompok, permainan, simulasi, dan presentasi tugas mandiri. Ragam metode tersebut membuat para peserta antusias mengikuti setiap sesi.
Fokus utama materi yang diberikan adalah implementasi merdeka belajar, dimana guru didorong untuk lebih melibatkan siswa secara aktif dalam proses belajar mengajar.
Robiatul, salah seorang peserta yang juga staf manajemen SMPN 3 Kaliorang, membagikan kesannya setelah mengikuti pelatihan.
“Proses pelatihan ini mengubah mindset untuk mengelola sistem pendidikan dengan kualitas yang lebih baik. Salah satunya ialah kami dibimbing untuk mereview visi dan misi sekolah agar lebih terukur, menyemangati, dan menggerakkan seluruh unsur sekolah,” tutur Robiatul.
“Kami berharap, usai pelatihan ini, para peserta dapat langsung mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk membawa perubahan positif di sekolah masing-masing,” harap Manajer CSR PT Indexim Coalindo, Ditto Santoso, yang hadir pada sesi penutupan pelatihan.
“Sehingga para pelajar di sekolah dapat menjalani proses belajar dengan baik dan membuahkan prestasi yang membanggakan pada masa depan,” sambungnya. (*)


















