VIRALKALTIM – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah, mendesak pemerintah daerah untuk segera menambah sumber daya manusia (SDM) di LPSE.
Ia menyebut bahwa jumlah personel yang ada saat ini tidak mampu menangani beban kerja yang sangat besar, terutama menjelang batas waktu pengadaan.
Ardiansyah menyampaikan bahwa lambatnya kinerja LPSE bukan hanya karena sistem, tetapi juga karena kurangnya tenaga teknis yang mengelola proses penayangan paket kegiatan.
Ia menilai bahwa keterbatasan SDM menjadi salah satu penyebab utama mengapa banyak program belum bisa ditayangkan.
Menurutnya, terdapat sekitar 600 kegiatan dari berbagai dinas yang masih berada di tahap draft dan belum dipublikasikan oleh LPSE. Kondisi ini sangat memprihatinkan karena semua kegiatan tersebut harus segera berjalan demi mengejar target pembangunan daerah.
Ardiansyah menjelaskan bahwa situasi tersebut membuat jadwal pengadaan menjadi sangat mepet. Ia menilai jika SDM tidak ditambah, maka risiko keterlambatan akan semakin besar dan berdampak pada efektivitas kerja pemerintah.
Dirinya menegaskan bahwa DPRD meminta LPSE melakukan langkah cepat untuk mengatasi penumpukan kegiatan. Menurutnya, tambahan SDM bisa mempercepat proses penayangan, verifikasi, dan finalisasi paket yang selama ini terhambat.
Ia berharap pemerintah daerah segera merespons kebutuhan ini karena permasalahan pengadaan tidak boleh dibiarkan menumpuk setiap tahun.
“Dengan penambahan SDM dan perbaikan alur kerja, Ardiansyah yakin LPSE bisa bekerja lebih maksimal dan tidak lagi menghadapi keterlambatan serupa di masa mendatang,” katanya. (dy/adv)


















