VIRALKALTIM – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berhasil meraih penghargaan kategori Baznas Kabupaten Terbaik dalam ajang Grand Baznas Awards 2026 yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas peran lembaga pengelola zakat dalam memperkuat tata kelola zakat serta mendorong penyaluran zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Ketua Baznas Kutai Timur, Drs. K.H. Masnip Sofwan, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran Baznas Kutim untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Grand Baznas Awards 2026 diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI sebagai rangkaian penutupan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2026.
Mengusung tema “Implementasi Asta Stratas dan Asta Prioritas BAZNAS 2026–2031”, ajang ini memberikan penghargaan kepada 100 penggerak zakat yang terbagi dalam 20 kategori.
Penerima penghargaan berasal dari berbagai unsur, mulai dari tokoh, lembaga, kepala daerah, badan usaha milik negara (BUMN), hingga mitra internasional. Penghargaan tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem zakat yang produktif, profesional, transparan, dan kolaboratif.
Bagi Baznas Kutim, capaian ini menjadi dorongan untuk terus memperkuat kepercayaan masyarakat dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi.
Kepercayaan tersebut merupakan modal penting agar pengelolaan zakat dapat berjalan optimal dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Ke depan, Baznas Kutim diharapkan semakin meningkatkan program penghimpunan dan pendistribusian zakat, termasuk melalui program pemberdayaan ekonomi umat, bantuan pendidikan, layanan sosial, serta dukungan bagi masyarakat kurang mampu.
Harapan ke Depan
Ketua Baznas Kutim, Drs. K.H. Masnip Sofwan, diharapkan dapat terus membawa lembaga tersebut meningkatkan kinerja dan memperluas manfaat zakat bagi masyarakat di Kabupaten Kutai Timur.
Penghargaan ini juga diharapkan tidak sekadar menjadi pencapaian kelembagaan, tetapi menjadi penyemangat untuk menghadirkan program-program yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik atau penerima zakat.
Dengan sinergi antara Baznas, pemerintah daerah, dunia usaha, para muzaki, dan masyarakat, pengelolaan zakat di Kutai Timur diharapkan semakin kuat serta mampu mendorong kemandirian ekonomi umat.
Prestasi di tingkat nasional ini menjadi momentum bagi Baznas Kutim untuk terus berbenah, menjaga amanah, dan memastikan bahwa setiap dana zakat yang dihimpun dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.(dy)


















