VIRALKALTIM – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kutim menggelar Pekan Raya Kutim Expo 2026 pada 12–18 Oktober 2026.
Mengusung tema “Kutim Tangguh, Mandiri, Berkelanjutan serta Kutim Berdaya dan Tumbuh Bersama”, kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkenalkan capaian pembangunan daerah, potensi wilayah, serta peluang investasi yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Kutai Timur.
Salah satu hal yang ditampilkan DPMPTSP Kutim dalam kegiatan tersebut adalah peta potensi kecamatan. Melalui informasi ini, masyarakat dan para pelaku usaha diharapkan dapat mengenal lebih jauh potensi unggulan setiap wilayah, sekaligus membuka peluang pengembangan usaha dan investasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pekan Raya Kutim Expo 2026 juga menghadirkan beragam kegiatan yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan. Mulai dari pameran pembangunan daerah, produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kuliner, pentas seni budaya lokal, parade band se-Kutim, hingga hiburan artis.

Selain itu, sejumlah kegiatan olahraga dan hiburan turut memeriahkan acara, di antaranya poundfit, zumba, yoga, dan night run.
Berbagai perlombaan juga digelar, seperti lomba Senam Anak Indonesia Hebat antarsekolah, senam Poco per grup, tari kreasi tingkat pelajar, K-Pop Dance, Kutim Got Talent, mewarnai tingkat TK dan SD, Ranking 1 pelajar, serta lomba habsyi.
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan sebanyak 231 peserta yang terdiri atas 160 pelaku usaha mikro, kecil, dan ekonomi kreatif (UMKM), instansi pemerintah, serta sektor perbankan.
Kepala DPMPTSP Kutim, Novian Prananta mengatakan, menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga diarahkan untuk memperkenalkan potensi ekonomi daerah kepada masyarakat luas.
Kehadiran para pelaku UMKM dalam expo ini menjadi kesempatan untuk mempromosikan produk lokal, memperluas jaringan pemasaran, serta memperkenalkan berbagai produk unggulan Kutai Timur kepada pengunjung.
Sementara itu, penampilan peta potensi kecamatan diharapkan dapat menjadi sarana informasi bagi calon investor maupun pelaku usaha dalam melihat peluang pengembangan sektor ekonomi sesuai dengan karakteristik dan keunggulan masing-masing wilayah.
Melalui Pekan Raya Kutim Expo 2026, DPMPTSP Kutim diharapkan mampu memperkuat promosi investasi, mendorong pertumbuhan UMKM, serta membangun sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, perbankan, dan masyarakat.
Momentum peringatan HUT ke-27 Kutai Timur ini juga diharapkan menjadi dorongan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus mengembangkan potensi lokal, meningkatkan daya saing daerah, dan mewujudkan Kutai Timur yang tangguh, mandiri, serta berkelanjutan.(dy)


















