• TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
viralkaltim.com
Advertisement
  • HOME
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • VIRAL TV
  • SOSBUD
  • ADVERTORIAL
  • KALTIM
    • KUTIM
    • BONTANG
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUKAR
No Result
View All Result
  • HOME
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • VIRAL TV
  • SOSBUD
  • ADVERTORIAL
  • KALTIM
    • KUTIM
    • BONTANG
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUKAR
No Result
View All Result
viralkaltim.com
No Result
View All Result






Home berita pilihan

Terkait Pencemaran, KPC Sebut Curah Hujan Tinggi, Tuntas Selesaikan Rekomendasi DLH

Viral Kaltim by Viral Kaltim
23 Mei 2022
Terkait Pencemaran, KPC Sebut Curah Hujan Tinggi, Tuntas Selesaikan Rekomendasi DLH
488
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp






VIRALKALTIM- PT. KPC mengklaim jika terjadinya pencemaran di area PT. KIN bukan unsur kesengajaan. Melainkan akibat tingginya curah hujan. Sehingga menyebabkan air limbah meluap.

Baca Juga: Banjir Menghantui Bengalon, Ribuan Warga Terdampak, Camat Cono Turun Langsung Bantu Masyarakat

“Terjadi akibat curah hujan yang sangat tinggi, yang menyebabkan air limbah meluap dari saluran penghantar yang menuju Settling Pond (SP) Rangkok dan masuk melalui saluran alami ke perkebunan milik PT KIN,” tulis rilis KPC.

BacaJuga

Buzzer Fitnah Bupati Ardiansyah, Sebut Beli Satu Ambulan 9 Miliar, Ternyata 40 Unit

Dari Yatim Piatu ke Panggung Kehormatan

Bikin Bangga, Kodim 0909/Kutim Juara Umum 2 Kampung Pancasila TNI AD

2026 Target Nindya Hingga Utama, DPPPA Kutim Gelar Diskusi dan MOU Bersama 29 Mitra

WhatsApp Image 2026 03 17 at 09.33.34 1

WhatsApp Image 2026 03 17 at 09.33.33

WhatsApp Image 2026 03 17 at 09.33.33 1

WhatsApp Image 2026 03 17 at 09.33.34

Mencermati perkembangan berita mengenai pencemaran air limbah tambang di wilayah PT Kemilau Indah Nusantara (KIN) dari kegiatan pertambangan PT KPC, dapat dijelaskan bahwa Kejadian limpasan air limbah yang mengandung sedimen/lumpur yang dimaksud merupakan kejadian  akhir bulan Maret 2022 lalu.

Baca Juga: Alumni STIPER Belum Terima Ijazah, IKA STIPER Protes Keras, Sampai Bawa Nama Bupati dan Wakil 

“Dalam hal ini tidak ada unsur kesengajaan maupun kelalaian tetapi semata-mata akibat curah hujan yang sangat tinggi sehingga volume air limbah tidak tertampung di saluran penghantar,” lanjut rilis tersebut.

Saat kejadian, pintu air di KIN ditutup sehingga aliran lumpur tidak ada yang keluar menuju ke Sungai Bengalon. Lumpur tertahan di saluran dan kebun sawit PT KIN.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kutai Timur telah melakukan investigasi ke lapangan dan memberikan arahan-arahan berupa rekomendasi perbaikan yang perlu dilakukan oleh KPC dalam upaya tanggap darurat.

“Rekomendasi perbaikan oleh DLH tersebut telah dikerjakan oleh KPC. Terdapat enam poin perbaikan yang diminta oleh DLH,” lanjutnya.

WhatsApp Image 2026 03 17 at 09.33.34 2

Beberapa poin yang direkomendasikan DLH kepada KPC atas musibah tersebut.

1. Menutup semua saluran air limbah dari kegiatan SP. Upper Rangkok dan SP Rangkok yang mengalir ke lokasi Perkebunan PT KIN.

Atas rekomendasi itu, KPC telah menutup saluran keluaran dari kolam Selanting dan kolam Upper Rangkok sejak tanggal 28 Mar-22. Kedua, KPC telah mengembalikan aliran dari keluaran kolam Upper Rangkok kembali masuk ke kolam Rangkok pada tanggal 29 Mar-22, dan ketiga KPC kontinyu memperkuat dinding saluran penghantar kolam Rangkok dan melakukan normalisasi saluran untuk memastikan tidak ada resiko terjadinya overtopping keluar langsung ke badan lingkungan.

2. Menutup semua saluran drainase terdampak sebaran lumpur yang terhubung dengan sungai Bengalon pada lokasi perkebunan PT KIN.

KPC bekerja sama dengan PT KIN telah menutup pintu air PT KIN sehingga lumpur tetap di jaga tidak mengalir ke sungai Bengalon.

3. Memblokir arah sebaran air limbah pada lokasi perkebunan PT KIN.

KPC telah melakukan normalisasi (memperlebar dan memperdalam) saluran utama PT KIN untuk memastikan tidak ada sebaran aliran balik ke saluran-saluran sekunder PT KIN (backwater).

4. Melaksanakan pengerukan dan pembersihan lumpur pada lokasi terdampak.

KPC secara kontinyu melakukan treatment chemical 24 jam untuk mempercepat pengendapan sedimen/lumpur di sepanjang saluran utama.

KPC secara kontinyu melakukan pengerukan lumpur sepanjang saluran utama secara side cast yang dilakukan berdasarkan kesepakatan diskusi dengan PT KIN.

5. Melakukan pengelolaan genangan lumpur/endapan sedimen pada lokasi terdampak.
Sama seperti kegiatan nomor 4 di atas.

6. Melakukan pemantauan kualitas air drainase PT KIN setelah dilakukan pengelolaan.

KPC secara kontinyu melakukan monitoring dengan interval 1 jam pada titik hulu (sebelum titik treatment) dan hilir (setelah titik treatment) sebelum pintu air PT KIN.

Sebelumnya, berdasarkan fakta lapangan dan bukti-bukti pendukung berupa hasil analisa labolatorium, bahwa telah terjadi pencemaran di lokasi PT KIN dari kegiatan pertambangan KPC,” ujar Dewi Pengawas Lingkungan Hidup Ahli Madya DLH Kutim bersama Kadis LH Aji Wijaya Efendi dan Sekretaris Andi Palesangi, Kamis, (19/5/2022).

Pihaknya mengambil tiga titik sampel di lokasi terduga pencemaran. Ialah pengamatan di titik koordinat N 00042’16.6” E 117031’10.7” serta dilakukan pengambilan gambar udara menggunakan drone; (lokasi perkebunan Sawit PT. KIN), pengamatan 2 pada lokasi Kolam SP Rangkok N 000 41’40.4” E117 031’04.8” serta dilakukan pengambilan gambar udara menggunakan drone; (lokasi Pengelolaan Air Limbah PT. KPC SP. Rankok), dan pengamatan 3 pada lokasi N 00041’49.7” E 117030’58.8” serta dilakukan pengambilan gambar udara menggunakan drone; (Lokasi Pengelolaan Air Limbah Upper Rangkok).

“Data pendukung ditiga titik sampel. Semuanya melampaui Baku mutu. Baik dari sumber maupun dari lokasi sumber air PT KIN,” jelas Dewi.

Katanya, pengamatan pada lokasi kebun kelapa sawit PT KIN menunjukkan sebaran air limbah meluas dari Blok AK 41 s/d blok AK 47 dan Blok AL 41 s/d AL 48 dengan total luasan 130.03 Ha.

Terdapat lahan terganggu dalam kegiatan operasional panen dan perawatan akibat adanya endapan lumpur dengan jumlah total tanaman
kelapa sawit 4.134 pokok. Dengan Estimasi potensi produksi pada bulan April sebesar 182.955 kg, bulan Mei sebesar 145.623 kg, dan bulan Juni sebesar 136.979 kg dengan Jumlah pokok tanaman kelapa sawit yang mati sampai dengan saat ini sejumlah 381 pokok tanaman.

“Bahwa PT. Kaltim Prima Coal tidak melakukan pemeliharaan saluran penghantar air limbah dari Upper Rangkok ke SP Rangkok yang mengakibatkan adanya limpasan air limbah yang mengalir ke lokasi Perkebunan PT. Kemilau Indah Nusantara tanpa melalui pengelolaan dan titik penaatan yang mengakibatkan terjadinya pencemaran dan kerusakan pada lahan Perkebunan Sawit PT. Kemilau Indah Nusantara,” lanjutnya. (*)

Tags: #KaltimBengalonberita pilihanKPCkutimmelakukan pencemaranViralKaltim
Previous Post

Banjir Menghantui Bengalon, Ribuan Warga Terdampak, Camat Cono Turun Langsung Bantu Masyarakat

Next Post

Banjir, Intake Bengalon Terhenti, PDAM Siap Pasok Air Bersih

Related Posts

Buzzer Fitnah Bupati Ardiansyah, Sebut Beli Satu Ambulan 9 Miliar, Ternyata 40 Unit
KALTIM

Buzzer Fitnah Bupati Ardiansyah, Sebut Beli Satu Ambulan 9 Miliar, Ternyata 40 Unit

2 Maret 2026
Dari Yatim Piatu ke Panggung Kehormatan
berita pilihan

Dari Yatim Piatu ke Panggung Kehormatan

23 Februari 2026
Bikin Bangga, Kodim 0909/Kutim Juara Umum 2 Kampung Pancasila TNI AD
KALTIM

Bikin Bangga, Kodim 0909/Kutim Juara Umum 2 Kampung Pancasila TNI AD

19 Desember 2025
2026 Target Nindya Hingga Utama, DPPPA Kutim Gelar Diskusi dan MOU Bersama 29 Mitra
KUTIM

2026 Target Nindya Hingga Utama, DPPPA Kutim Gelar Diskusi dan MOU Bersama 29 Mitra

16 Desember 2025
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sangatta Utara Dimekarkan Menjadi 4 Desa, Ini Daftarnya

Sangatta Utara Dimekarkan Menjadi 4 Desa, Ini Daftarnya

20 Februari 2023
Kaliorang Berduka, Pekerja Tambang PT. KPP Meninggal Dunia Karena Insiden, Ini Kata Perusahaan

Kaliorang Berduka, Pekerja Tambang PT. KPP Meninggal Dunia Karena Insiden, Ini Kata Perusahaan

19 Mei 2023
Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, Satu Korban Diduga Corona Meninggal, Warga Kutim Tolong jangan Bengal

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, Satu Korban Diduga Corona Meninggal, Warga Kutim Tolong jangan Bengal

1 Mei 2020
Terkuak Daftar 5 Kepala Dinas dan Badan Serta Dirut RSUD Baru 2023 di Kutim

Terkuak Daftar 5 Kepala Dinas dan Badan Serta Dirut RSUD Baru 2023 di Kutim

27 Januari 2023
Wabup Mahyunadi Buka UKW PWI Kutim

Wabup Mahyunadi Buka UKW PWI Kutim

0
KPC Raih Enam Penghargaan Pada Ajang ICEA 2025 di Bali

KPC Raih Enam Penghargaan Pada Ajang ICEA 2025 di Bali

0
PT Pama Tegaskan Kepatuhan Regulasi dan Penguatan Sistem Keselamatan Kerja

PT Pama Tegaskan Kepatuhan Regulasi dan Penguatan Sistem Keselamatan Kerja

0
Yan Soroti Keamanan Kantor

Yan Soroti Keamanan Kantor

0
Bupati Kutim Cari Pembantu

Bupati Kutim Cari Pembantu

27 Maret 2026
IDUL FITRI: KEMBALI KE FITRAH, MENATA ETIKA KEKUASAAN DI INDONESIA

IDUL FITRI: KEMBALI KE FITRAH, MENATA ETIKA KEKUASAAN DI INDONESIA

20 Maret 2026
Gema Islami PAMA Sangatta: Menyiapkan Generasi Qur’ani di Bulan Ramadhan

Gema Islami PAMA Sangatta: Menyiapkan Generasi Qur’ani di Bulan Ramadhan

20 Maret 2026
Semangat Idulfitri Jadi Momentum: Pemkab dan DPRD Kutai Timur Pacu Target Pembangunan Daerah

Semangat Idulfitri Jadi Momentum: Pemkab dan DPRD Kutai Timur Pacu Target Pembangunan Daerah

18 Maret 2026
  • Sangatta Utara Dimekarkan Menjadi 4 Desa, Ini Daftarnya

    Sangatta Utara Dimekarkan Menjadi 4 Desa, Ini Daftarnya

    516 shares
    Share 206 Tweet 129
  • Kaliorang Berduka, Pekerja Tambang PT. KPP Meninggal Dunia Karena Insiden, Ini Kata Perusahaan

    450 shares
    Share 180 Tweet 113
  • Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, Satu Korban Diduga Corona Meninggal, Warga Kutim Tolong jangan Bengal

    5990 shares
    Share 2408 Tweet 1493
  • Terkuak Daftar 5 Kepala Dinas dan Badan Serta Dirut RSUD Baru 2023 di Kutim

    365 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Tabrak Lari Kayak Setan, Warga Sumpahi Pencuri Mobil, Ada Suruh Bunuh

    432 shares
    Share 173 Tweet 108
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

© 2021 VIRALKALTIM.COM - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • HOME
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • VIRAL TV
  • SOSBUD
  • ADVERTORIAL
  • KALTIM
    • KUTIM
    • BONTANG
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUKAR

© 2021 VIRALKALTIM.COM - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

news-how-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 138000556

article 138000557

article 138000558

article 138000559

article 138000560

article 138000561

article 138000562

article 138000563

article 138000564

article 138000565

article 138000566

article 138000567

article 138000568

article 138000569

article 138000570

article 138000571

article 138000572

article 138000573

article 138000574

article 138000575

article 138000576

article 138000577

article 138000578

article 138000579

article 138000580

article 138000581

article 138000582

article 138000583

article 138000584

article 138000585

article 138000586

article 138000587

article 138000588

article 138000589

article 138000590

article 138000591

article 138000592

article 138000593

article 138000594

article 138000595

article 138000596

article 138000597

article 138000598

article 138000599

article 138000600

article 138000601

article 138000602

article 138000603

article 138000604

article 138000605

article 138000606

article 138000607

article 138000608

article 138000609

article 138000610

article 138000611

article 138000612

article 138000613

article 138000614

article 138000615

article 208000451

article 208000452

article 208000453

article 208000454

article 208000455

article 208000456

article 208000457

article 208000458

article 208000459

article 208000460

article 208000461

article 208000462

article 208000463

article 208000464

article 208000465

article 208000466

article 208000467

article 208000468

article 208000469

article 208000470

208000446

208000447

208000448

208000449

208000450

208000451

208000452

208000453

208000454

208000455

article 228000306

article 228000307

article 228000308

article 228000309

article 228000310

article 228000311

article 228000312

article 228000313

article 228000314

article 228000315

article 228000316

article 228000317

article 228000318

article 228000319

article 228000320

article 228000321

article 228000322

article 228000323

article 228000324

article 228000325

article 228000326

article 228000327

article 228000328

article 228000329

article 228000330

article 228000331

article 228000332

article 228000333

article 228000334

article 228000335

article 238000281

article 238000282

article 238000283

article 238000284

article 238000285

article 238000286

article 238000287

article 238000288

article 238000289

article 238000290

article 238000291

article 238000292

article 238000293

article 238000294

article 238000295

article 238000296

article 238000297

article 238000298

article 238000299

article 238000300

article 238000301

article 238000302

article 238000303

article 238000304

article 238000305

article 238000306

article 238000307

article 238000308

article 238000309

article 238000310

article 238000311

article 238000312

article 238000313

article 238000314

article 238000315

article 238000316

article 238000317

article 238000318

article 238000319

article 238000320

sumbar-238000256

sumbar-238000257

sumbar-238000258

sumbar-238000259

sumbar-238000260

sumbar-238000261

sumbar-238000262

sumbar-238000263

sumbar-238000264

sumbar-238000265

sumbar-238000266

sumbar-238000267

sumbar-238000268

sumbar-238000269

sumbar-238000270

sumbar-238000271

sumbar-238000272

sumbar-238000273

sumbar-238000274

sumbar-238000275

sumbar-238000276

sumbar-238000277

sumbar-238000278

sumbar-238000279

sumbar-238000280

sumbar-238000281

sumbar-238000282

sumbar-238000283

sumbar-238000284

sumbar-238000285

sumbar-238000286

sumbar-238000287

sumbar-238000288

sumbar-238000289

sumbar-238000290

sumbar-238000291

sumbar-238000292

sumbar-238000293

sumbar-238000294

sumbar-238000295

sumbar-238000296

sumbar-238000297

sumbar-238000298

sumbar-238000299

sumbar-238000300

sumbar-238000301

sumbar-238000302

sumbar-238000303

sumbar-238000304

sumbar-238000305

sumbar-238000306

sumbar-238000307

sumbar-238000308

sumbar-238000309

sumbar-238000310

sumbar-238000311

sumbar-238000312

sumbar-238000313

sumbar-238000314

sumbar-238000315

sumbar-238000316

sumbar-238000317

sumbar-238000318

sumbar-238000319

sumbar-238000320

news-how-1701
footer