• TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
viralkaltim.com
Advertisement
  • HOME
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • VIRAL TV
  • SOSBUD
  • ADVERTORIAL
  • KALTIM
    • KUTIM
    • BONTANG
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUKAR
No Result
View All Result
  • HOME
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • VIRAL TV
  • SOSBUD
  • ADVERTORIAL
  • KALTIM
    • KUTIM
    • BONTANG
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUKAR
No Result
View All Result
viralkaltim.com
No Result
View All Result
Home Tak Berkategori

IDUL FITRI: KEMBALI KE FITRAH, MENATA ETIKA KEKUASAAN DI INDONESIA

Oleh : Bambang Soepriyadi, S.Hut., M.Si. (Plt. Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim)

Viral Kaltim by Viral Kaltim
20 Maret 2026
IDUL FITRI: KEMBALI KE FITRAH, MENATA ETIKA KEKUASAAN DI INDONESIA
6.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

IDULFITRI selalu datang dengan pesan yang sederhana tetapi mendalam: kembali kepada fitrah. Setelah sebulan menjalani madrasah Ramadhan—menahan lapar, menahan amarah, dan mengendalikan hawa nafsu—umat Islam diajak kembali kepada keadaan hati yang bersih dan jernih.

Namun makna “kembali kepada fitrah” tidak berhenti pada kesalehan pribadi. Ia juga mengandung pesan sosial yang besar: mengembalikan kehidupan bersama kepada nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab. Dalam konteks Indonesia hari ini, pesan itu sangat relevan terutama ketika kita berbicara tentang etika kekuasaan.

Fitrah dan Moralitas Kehidupan Publik

BacaJuga

Tak Hanya Menambang, PT. PAMA Menyiapkan Generasi Emas Lewat Budaya K3LH di Sekolah

Bupati Kutim Cari Pembantu

Gema Islami PAMA Sangatta: Menyiapkan Generasi Qur’ani di Bulan Ramadhan

Semangat Idulfitri Jadi Momentum: Pemkab dan DPRD Kutai Timur Pacu Target Pembangunan Daerah

Islam memandang manusia diciptakan dengan fitrah yang condong kepada kebenaran. Allah berfirman:

“Maka hadapkanlah wajahmu kepada agama yang lurus; fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu.”
(QS. Ar-Rum: 30)

Fitrah manusia adalah kecenderungan kepada kebaikan, kejujuran, dan keadilan. Dalam kehidupan pribadi, fitrah itu tampak dalam akhlak yang baik. Dalam kehidupan publik, ia seharusnya tercermin dalam tata kelola kekuasaan yang bersih dan bertanggung jawab.

Sayangnya, dalam praktik politik modern, kekuasaan sering kali menjauh dari nilai-nilai fitrah tersebut. Jabatan bisa berubah menjadi alat kepentingan, kekuasaan menjadi sarana memperkuat kelompok, dan politik menjadi arena pertarungan yang keras tanpa etika.

Di sinilah Idul Fitri menghadirkan refleksi penting: apakah setelah Ramadhan, nilai-nilai pengendalian diri itu juga hadir dalam cara kita mengelola kekuasaan?

Kekuasaan adalah Amanah

Dalam Islam, kekuasaan bukan sekadar kewenangan administratif. Ia adalah amanah yang berat.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menegaskan bahwa kepemimpinan memiliki dimensi moral dan spiritual. Seorang pemimpin bukan hanya bertanggung jawab di hadapan konstitusi atau pemilih, tetapi juga di hadapan Allah.

Karena itu, ukuran keberhasilan kekuasaan dalam Islam bukan hanya efektivitas pemerintahan, tetapi juga integritas moralnya: apakah kekuasaan digunakan untuk kemaslahatan publik atau justru untuk memperkuat kepentingan tertentu.

Etika Kekuasaan dan Tantangan Politik Indonesia

Sebagai negara demokrasi besar, Indonesia memiliki sistem politik yang memungkinkan partisipasi luas masyarakat. Namun demokrasi juga menghadirkan tantangan: kompetisi kekuasaan yang keras, polarisasi politik, hingga munculnya fenomena politik kekerabatan atau dinasti.

Secara hukum, fenomena tersebut bisa saja terjadi melalui mekanisme demokrasi yang sah. Namun dari sudut pandang etika publik, masyarakat tetap berhak mempertanyakan apakah praktik kekuasaan tersebut menjaga prinsip keadilan, meritokrasi, dan kepercayaan publik.

Sejarah Islam memberikan pelajaran penting tentang kehati-hatian dalam mengelola kekuasaan. Ketika ada usulan agar putra Umar bin Khattab, yaitu Abdullah bin Umar, memegang jabatan pemerintahan, Umar menolak.

Padahal Abdullah dikenal sebagai sahabat yang saleh dan berilmu. Namun Umar khawatir kekuasaan yang berputar dalam lingkaran keluarga akan menimbulkan prasangka dan mengganggu kepercayaan publik. Ia memilih menutup pintu potensi konflik kepentingan.

Kisah ini menunjukkan bahwa etika kekuasaan dalam Islam sering kali menuntut standar moral yang lebih tinggi daripada sekadar kepatuhan terhadap aturan formal.

Idul Fitri dan Rekonsiliasi Bangsa

Selain soal etika kekuasaan, Idul Fitri juga membawa pesan penting tentang persatuan dan rekonsiliasi. Tradisi saling memaafkan pada hari raya bukan hanya simbol sosial, tetapi juga pelajaran politik yang penting. Dalam kehidupan demokrasi, perbedaan pandangan dan persaingan politik tidak dapat dihindari. Namun setelah kompetisi itu berlalu, persaudaraan sebagai sesama anak bangsa harus tetap dijaga.

Allah memuji orang-orang yang mampu menahan amarah dan memaafkan: “Dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang lain.” (QS. Ali Imran: 134)

Dalam konteks kebangsaan, nilai ini mengajarkan bahwa stabilitas bangsa tidak hanya ditentukan oleh kekuatan institusi, tetapi juga oleh kedewasaan moral masyarakatnya.

Menjaga Fitrah Bangsa

Indonesia dibangun di atas nilai-nilai luhur: gotong royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap kemanusiaan. Nilai-nilai ini sebenarnya sejalan dengan ajaran moral agama.

Karena itu, menjaga fitrah bangsa berarti menjaga agar kekuasaan tetap berada dalam koridor etika: jujur dalam kebijakan, adil dalam keputusan, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Idul Fitri seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat komitmen tersebut, bahwa politik tidak boleh kehilangan moralitasnya, dan kekuasaan tidak boleh kehilangan nuraninya.

Penutup

Idul Fitri mengajarkan bahwa kemenangan sejati adalah kemenangan atas diri sendiri—atas keserakahan, egoisme, dan nafsu kekuasaan. Jika nilai-nilai Ramadhan benar-benar meresap dalam kehidupan kita, maka ia akan melahirkan pemimpin yang amanah dan masyarakat yang dewasa dalam demokrasi.

Karena pada akhirnya, kekuasaan hanyalah sementara. Tetapi keadilan, kejujuran, dan amanah adalah nilai yang akan menentukan masa depan bangsa.

Semoga Idul Fitri menjadi momentum untuk kembali kepada fitrah, bukan hanya dalam hati, tetapi juga dalam cara kita membangun dan mengelola negeri ini.

Taqabbalallahu minna wa minkum.

Tags: #beritapilihan #politik #demokrat #kutim #ramadan
Previous Post

Gema Islami PAMA Sangatta: Menyiapkan Generasi Qur’ani di Bulan Ramadhan

Next Post

Bupati Kutim Cari Pembantu

Related Posts

Tak Hanya Menambang, PT. PAMA Menyiapkan Generasi Emas Lewat Budaya K3LH di Sekolah
Tak Berkategori

Tak Hanya Menambang, PT. PAMA Menyiapkan Generasi Emas Lewat Budaya K3LH di Sekolah

29 Maret 2026
Bupati Kutim Cari Pembantu
Tak Berkategori

Bupati Kutim Cari Pembantu

27 Maret 2026
Gema Islami PAMA Sangatta: Menyiapkan Generasi Qur’ani di Bulan Ramadhan
Tak Berkategori

Gema Islami PAMA Sangatta: Menyiapkan Generasi Qur’ani di Bulan Ramadhan

20 Maret 2026
Semangat Idulfitri Jadi Momentum: Pemkab dan DPRD Kutai Timur Pacu Target Pembangunan Daerah
Tak Berkategori

Semangat Idulfitri Jadi Momentum: Pemkab dan DPRD Kutai Timur Pacu Target Pembangunan Daerah

18 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sangatta Utara Dimekarkan Menjadi 4 Desa, Ini Daftarnya

Sangatta Utara Dimekarkan Menjadi 4 Desa, Ini Daftarnya

20 Februari 2023
Kaliorang Berduka, Pekerja Tambang PT. KPP Meninggal Dunia Karena Insiden, Ini Kata Perusahaan

Kaliorang Berduka, Pekerja Tambang PT. KPP Meninggal Dunia Karena Insiden, Ini Kata Perusahaan

19 Mei 2023
Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, Satu Korban Diduga Corona Meninggal, Warga Kutim Tolong jangan Bengal

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, Satu Korban Diduga Corona Meninggal, Warga Kutim Tolong jangan Bengal

1 Mei 2020
Terkuak Daftar 5 Kepala Dinas dan Badan Serta Dirut RSUD Baru 2023 di Kutim

Terkuak Daftar 5 Kepala Dinas dan Badan Serta Dirut RSUD Baru 2023 di Kutim

27 Januari 2023
Wabup Mahyunadi Buka UKW PWI Kutim

Wabup Mahyunadi Buka UKW PWI Kutim

0
Program MBG Harus Didukung demi Kemajuan Pangan Lokal

Program MBG Harus Didukung demi Kemajuan Pangan Lokal

0
Yan Soroti Keamanan Kantor

Yan Soroti Keamanan Kantor

0
Paparkan Dua Langkah Penyelesaian Administrasi Kampung Sidrap

Paparkan Dua Langkah Penyelesaian Administrasi Kampung Sidrap

0
DPPKB Jemput Bola Stunting di Rantau Pulung   

DPPKB Jemput Bola Stunting di Rantau Pulung  

14 Juli 2026
Himpun 56 Kantong Darah, PT Pamapersada Nusantara dan PMI Kutai Timur Gelar Donor Darah

Himpun 56 Kantong Darah, PT Pamapersada Nusantara dan PMI Kutai Timur Gelar Donor Darah

14 Juli 2026
Bayar Psikotes Diprotes, Kepsek SMP 3 Sangatta Utara: Kebijakan Sekolah

Bayar Psikotes Diprotes, Kepsek SMP 3 Sangatta Utara: Kebijakan Sekolah

14 Juli 2026
Bupati Ardiansyah Tegaskan Pengelolaan Dana Zakat BAZNAS Kutim Transparan dan Akuntabel

Bupati Ardiansyah Tegaskan Pengelolaan Dana Zakat BAZNAS Kutim Transparan dan Akuntabel

12 Juli 2026
  • Sangatta Utara Dimekarkan Menjadi 4 Desa, Ini Daftarnya

    Sangatta Utara Dimekarkan Menjadi 4 Desa, Ini Daftarnya

    521 shares
    Share 208 Tweet 130
  • Kaliorang Berduka, Pekerja Tambang PT. KPP Meninggal Dunia Karena Insiden, Ini Kata Perusahaan

    452 shares
    Share 181 Tweet 113
  • Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, Satu Korban Diduga Corona Meninggal, Warga Kutim Tolong jangan Bengal

    5990 shares
    Share 2408 Tweet 1493
  • Terkuak Daftar 5 Kepala Dinas dan Badan Serta Dirut RSUD Baru 2023 di Kutim

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • Tabrak Lari Kayak Setan, Warga Sumpahi Pencuri Mobil, Ada Suruh Bunuh

    432 shares
    Share 173 Tweet 108
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

© 2021 VIRALKALTIM.COM - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • HOME
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • VIRAL TV
  • SOSBUD
  • ADVERTORIAL
  • KALTIM
    • KUTIM
    • BONTANG
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUKAR

© 2021 VIRALKALTIM.COM - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.