VIRALKALTIM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mendorong penguatan pendataan sektor kebudayaan melalui Data Pokok Kebudayaan (Dapobud).
Kabid Kebudayaan Disdikbud Kutim, Ilham, mengatakan Dapobud akan dioptimalkan sebagai wadah untuk menghimpun berbagai data kebudayaan secara lebih terstruktur dan terintegrasi.
“Kita mau efektifkan pemanfaatan Dapobud. Data Pokok Kebudayaan ini menghimpun semua data kebudayaan. Kita bisa mengetahui jumlah seniman, pelaku film, fotografer, pelaku usaha bidang industri budaya dan lainnya,” ujar Ilham.
Menurutnya, keberadaan Dapobud penting untuk memastikan potensi kebudayaan di Kutim dapat terdata dengan baik. Pendataan tersebut tidak hanya mencakup objek budaya, tetapi juga para pelaku dan komunitas yang bergerak di bidang kebudayaan.
Dapobud sendiri merupakan sistem informasi terpadu yang digunakan untuk mencatat, mengintegrasikan, dan menyajikan data kebudayaan. Data tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari komunitas seni, adat istiadat, objek pemajuan kebudayaan, cagar budaya hingga warisan budaya takbenda.
Dengan data yang valid dan terbarui, pemerintah memiliki dasar yang lebih kuat dalam menyusun program dan kebijakan kebudayaan berbasis data.
Ilham berharap optimalisasi Dapobud dapat membantu Disdikbud Kutim memetakan seluruh potensi kebudayaan yang dimiliki daerah.
Data tersebut juga diharapkan menjadi bagian penting dalam upaya pelestarian dan pengembangan kebudayaan agar dapat terus diwariskan kepada generasi mendatang.
“Harapannya, seluruh potensi kebudayaan yang ada di Kutim bisa terdokumentasi dengan baik, sehingga dapat menjadi dasar dalam menentukan langkah pelestarian dan pemajuan kebudayaan,” pungkasnya.(dy/adv)


















