VIRALKALTIM – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat edukasi mengenai kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga kepada masyarakat. Edukasi tersebut kini turut menyasar kalangan pelajar di sekolah-sekolah.
Kepala Bidang Keluarga Berencana DPPKB Kutim, Mustika, mengatakan edukasi kesehatan reproduksi tidak hanya diberikan kepada pasangan usia subur (PUS), tetapi juga perlu dilakukan sejak usia sekolah.
Menurutnya, langkah tersebut penting untuk membekali generasi muda dengan pengetahuan yang tepat mengenai kesehatan reproduksi sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi kehidupan berkeluarga di masa mendatang.
“Edukasi juga kita sampaikan di sekolah-sekolah, mulai dari sekolah hingga edukasi pranikah,” ujar Mustika.
Ia menjelaskan, pemahaman mengenai kesehatan reproduksi sejak dini diharapkan dapat membantu pelajar memahami fungsi dan cara menjaga kesehatan reproduksi. Selain itu, edukasi juga diarahkan agar generasi muda memahami pentingnya perencanaan kehidupan berkeluarga secara matang dan bertanggung jawab.
Di sisi lain, DPPKB Kutim juga terus memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya pasangan usia subur, mengenai berbagai pilihan metode kontrasepsi. Salah satunya melalui sosialisasi metode kontrasepsi jangka panjang.
Mustika menegaskan, edukasi yang dilakukan DPPKB merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat dalam merencanakan kehidupan keluarga dengan baik, termasuk memperhatikan kesehatan ibu dan anak.
“Kita memberikan edukasi reproduksi ke sekolah-sekolah, termasuk edukasi pranikah. Harapannya, pengetahuan ini bisa menjadi bekal bagi generasi muda,” pungkasnya.(adv/dy)


















