VIRALKALTIM – Kampanye program keluarga berencana kini tidak lagi sekadar mengedepankan slogan “Dua Anak Cukup”. Pemerintah melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendorong pemahaman baru melalui slogan “Dua Anak Lebih Sehat”.
Kepala Bidang Keluarga Berencana DPPKB Kutim, Mustika, mengatakan perubahan slogan tersebut menekankan pentingnya kualitas kesehatan ibu dan anak dalam membangun keluarga.
“Sekarang dua anak lebih sehat. Dulu dua anak cukup. Ini yang terus kita sosialisasikan kepada masyarakat,” ujar Mustika.
Menurutnya, jumlah anak pada dasarnya tidak menjadi satu-satunya indikator dalam perencanaan keluarga. Yang lebih penting adalah kemampuan orang tua dalam memenuhi kebutuhan dan hak anak, mulai dari kesehatan, pendidikan, gizi hingga tumbuh kembangnya.
“Kalau memang mampu, silakan. Yang penting hak dan kebutuhan anak terpenuhi. Kemudian jarak kelahiran juga harus diatur,” jelasnya.
Mustika menambahkan, pengaturan jarak kehamilan menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan ibu dan anak. Dengan perencanaan kehamilan yang baik, kondisi kesehatan ibu dapat lebih terjaga dan risiko yang berkaitan dengan kehamilan serta persalinan dapat ditekan.
Program keluarga berencana, lanjutnya, juga memiliki keterkaitan dengan upaya menurunkan angka kematian ibu. Karena itu, edukasi kepada masyarakat terus dilakukan agar pasangan usia subur memahami pentingnya merencanakan kehamilan secara sehat dan bertanggung jawab.
“Harapannya, dengan perencanaan keluarga yang baik, kesehatan ibu dan anak semakin terjamin dan angka kematian ibu bisa terus menurun,” pungkasnya.(adv/dy)


















