VIRALKALTIM – Wakil Bupati (Wabup) Kutim, Mahyunadi mendukung 100 persen jika Pekan Olahraga Wartawan (Porwada) Kaltim tahun 2026 dilaksanakan di Kutim.
Ia meminta kepada Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Kutim, Basuki Isnawan mempersiapkan agenda tahunan tersebut.
“Saya minta Kadispora agar menyesuaikan kebutuhan yang diperlukan supaya Kutim bisa menjadi tuan rumah Porwada (Kaltim),” pintanya yang langsung diaminkan Kadispora.
Bagi Mahyunadi, Porwada lebih dari sekadar ajang adu ketangkasan. Ia memandang kegiatan ini sebagai ruang membangun komunikasi, sinergi, serta solidaritas antarjurnalis di Kaltim.
“Saya bahagia karena sinergi itu bisa diwujudkan melalui olahraga,” katanya.
Porwada Kaltim 2025 sendiri merupakan gelaran ketiga setelah dua edisi sebelumnya di Samarinda. Tahun ini, Bontang dipercaya menjadi tuan rumah. Kutim mengirim 29 wartawan yang akan berlaga pada delapan cabang lomba, termasuk futsal, bulutangkis, tenis meja, e-sport, dan lomba jurnalistik.
Dalam penutupannya, Mahyunadi mengingatkan kembali peran wartawan dalam menjaga keseimbangan informasi.
“Pers harus menjaga profesionalitasnya, menyampaikan berita secara berimbang. Bukan hanya yang baik-baik, tapi juga fakta di lapangan,” katanya.
Sebelumnya, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kutai Timur (Kutim), Wardi, mengusulkan rencana agar Kutim menjadi tuan rumah Porwada Kaltim berikutnya.
“Jika direstui, niat ini akan kami sampaikan kepada panitia besar di akhir Porwada nanti,” ujar Wardi kepada Wabup Kutim.
Menurutnya, kesiapan Kutim bukan hanya wacana. Daerah ini memiliki sumber daya, fasilitas olahraga, serta dukungan pemerintah yang memadai. Apalagi, seluruh peserta Porwada merupakan jurnalis berkompetensi, mereka wajib dan telah mengikuti uji kompetensi wartawan (UKW) di berbagai jenjang.
“Porwada wajib diikuti jurnalis ber-UKW, karena para juaranya akan mewakili Kaltim di Porwanas yang mensyaratkan hal yang sama,” katanya menegaskan.
Wardi menambahkan, kesiapan Kutim menjadi tuan rumah bukan hanya karena fasilitas dan dukungan, tetapi juga semangat solidaritas di kalangan jurnalis.
Usai upacara pelepasan, para jurnalis berfoto bersama. Dalam lensa kamera, tergambar keyakinan bahwa Kutim tak hanya siap berlaga di Bontang, tetapi juga menatap masa depan sebagai tuan rumah Porwada yang bermartabat dan membanggakan. (*)


















