VIRALKALTIM, BALIKPAPAN — Sebanyak enam instansi dari Kabupaten Kutai Timur melakukan studi tiru ke Puskesmas Mekar Sari Balikpapan yang dikenal sebagai Puskesmas Ramah Anak (PRAP). Kunjungan ini bertujuan memperkuat pemahaman dan implementasi pelayanan ramah anak di fasilitas kesehatan. Rombongan disambut langsung oleh drg. Leli selaku perwakilan Puskesmas Mekar Sari.
Rombongan terdiri dari Dinas Kesehatan Kutim, Puskesmas Sandaran, Busang, Long Mesangat, Sangkulirang, Karangan, serta unsur media lokal. Mereka ingin mempelajari berbagai inovasi layanan yang selama ini membuat Puskesmas Mekar Sari menjadi salah satu percontohan di Balikpapan.
Dalam sambutannya, drg. Leli menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan berharap praktik baik yang ada bisa diterapkan di Kutai Timur. Ia menegaskan bahwa pelayanan ramah anak membutuhkan komitmen lintas sektor agar benar-benar berdampak bagi masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, rombongan diajak melihat langsung ruang pelayanan, sistem antrean ramah anak, fasilitas bermain, hingga alur pemeriksaan yang dirancang sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak. Pendekatan ini dinilai penting untuk menciptakan rasa nyaman bagi anak saat berobat.
Kepala Dinas DP3A Kutim, Idham Cholid melalui Bidang Pemenuhan Hak Anak (PHA) Kutai Timur, Rahma turut hadir sekaligus menutup rangkaian kegiatan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara DP3A dan Dinas Kesehatan dalam memastikan pemenuhan hak anak di layanan kesehatan.
Menurut Rahma, studi tiru ini menjadi langkah awal untuk memperkuat Puskesmas Ramah Anak di Kutai Timur, mengingat beberapa Puskesmas di daerah tersebut juga sedang dalam proses meningkatkan standar layanan serupa. Ia berharap hasil kunjungan ini dapat segera diadaptasi dalam program daerah.
Rombongan bersepakat bahwa Puskesmas Mekar Sari merupakan contoh baik yang bisa diikuti. Dengan pengalaman yang diperoleh dari Balikpapan, mereka optimistis bisa memperbaiki kualitas layanan kesehatan anak di Kutai Timur secara lebih merata.(adv)


















