VIRALKALTIM,KUTIM- Wakil rakyat di gedung DPRD Kutai Timur, masih temukan banyak Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D), yang tidak aktif bekerja. Bahkan hanya titip absen lantaran ada kerjaan di tempat lain.
Melihat fenomena itu, Ketua DPRD Kutim mendorong Pemerintah kembali menekan angka TK2D. Dari yang saat ini berjumlah 7.402 orang menjadi 6.000, atau dikurangi 1.000 bagi TK2D yang benar-benar tidak aktif.
“Kami masih temukan banyak TK2D yang tidak aktif, maka paling tidak tahun depan pemerintah memangkas 1.000 orang untuk TK2D fiktif” ujar Ketua DPRD.
[penci_related_posts taxonomies=”undefined” title=”Baca Juga :” background=”” border=”” thumbright=”no” number=”4″ style=”list” align=”none” displayby=”cat” orderby=”random”]
Apabila jumlah TK2D Kutim di angka 6.000 orang, maka kesejahteraan akan didapatkan. Lantaran gaji bisa naik hingga 2 kali lipat dari yang didapatkan saat ini. (An/Adv)


















