VIRALKALTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mempercepat realisasi Program KUD Merah Putih yang digagas sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat hingga tingkat desa.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya fokus menyiapkan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan gedung Koperasi Unit Desa (KUD) di berbagai wilayah.
Bupati Ardiansyah menjelaskan bahwa ia telah berkoordinasi langsung dengan Dinas Koperasi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes).
Komunikasi ini dilakukan untuk memastikan sejauh mana proses percepatan penyediaan lahan siap bangun yang menjadi pondasi dari pelaksanaan program tersebut.
Berdasarkan laporan yang diterima, hingga saat ini sudah ada 81 titik lokasi yang dinyatakan siap untuk pembangunan KUD. Bupati menyebutkan bahwa hal ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendukung program strategis yang bertujuan memperkuat ekonomi desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menciptakan kemandirian ekonomi melalui penguatan UMKM dan perbaikan rantai pasok.
Menurut Bupati, hadirnya Koperasi Merah Putih akan menjadi peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa. “Dengan keberadaan KUD di setiap wilayah, masyarakat khususnya pelaku UMKM dapat memanfaatkannya sebagai wadah untuk mempromosikan dan memperluas jangkauan produk yang mereka hasilkan, sehingga mampu meningkatkan daya saing lokal,” katanya.
Selain itu, program KUD Merah Putih dinilai mampu menjadi motor penggerak perekonomian desa melalui penyediaan layanan usaha yang lebih terstruktur. Koperasi diharapkan dapat menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha dengan pasar, sehingga tercipta ekosistem ekonomi yang lebih stabil dan produktif di Kutai Timur.
Bupati Ardiansyah menambahkan bahwa pemerintah juga memiliki program yang menyasar langsung tingkat Rukun Tetangga (RT).
Langkah ini, menurutnya, merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah agar masyarakat di tingkat paling bawah dapat meningkatkan ekonomi kerakyatan dan menikmati manfaat pembangunan secara merata.(dy/kom)


















