VIRALKALTIM – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kutai Timur terus menggenjot penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di tengah besarnya potensi zakat yang diperkirakan mencapai Rp1 triliun per tahun. Hingga pertengahan 2026, dana ZIS yang berhasil dihimpun baru mencapai sekitar Rp8.526.608.161.
Hal tersebut disampaikan Ketua BAZNAS Kutai Timur, Masnip Sofwan, usai kegiatan Lebaran Yatim dan Pendayagunaan BAZNAS Kutai Timur di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Kutai Timur, Selasa (30/6/2026).
Masnip mengatakan, rendahnya realisasi penghimpunan zakat bukan disebabkan minimnya potensi, melainkan masih rendahnya kesadaran masyarakat dan para muzakki untuk menyalurkan zakat melalui BAZNAS.
Banyak masyarakat yang memilih menyalurkan zakat secara langsung kepada keluarga atau kampung halaman. Selain itu, penghimpunan zakat dari perusahaan juga masih bergantung pada kebijakan masing-masing perusahaan.
Karena itu, BAZNAS bersama pemerintah daerah akan terus melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada perusahaan maupun masyarakat agar semakin banyak zakat yang dihimpun secara terpusat sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
Masnip menegaskan seluruh dana ZIS dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel dengan sistem berbasis teknologi informasi.
Seluruh transaksi dilakukan melalui rekening perbankan sehingga memiliki jejak administrasi yang jelas. Penyaluran dana juga mengacu pada lima program utama, yakni Kutim Takwa, Kutim Sehat, Kutim Cerdas, Kutim Peduli, dan Kutim Sejahtera.
Ia berharap kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS terus meningkat agar potensi zakat di Kutai Timur dapat dioptimalkan untuk membantu mengurangi angka kemiskinan.(mel)


















