VIRALKALTIM, SANGATTA – Kinerja investasi di Kabupaten Kutai Timur terus menunjukkan tren positif. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kutai Timur mencatat realisasi investasi tahun 2025 berhasil melampaui target sebesar Rp12,5 triliun.
Capaian tersebut menjadi landasan kuat bagi pemerintah daerah untuk menargetkan investasi yang lebih tinggi pada tahun 2026, yakni mencapai Rp18,4 triliun.
Kepala DPMPTSP Kutai Timur, Novian Prananta, S.T, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, serta dukungan berbagai pihak dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Menurutnya, Kutai Timur memiliki potensi besar di sektor pertambangan, perkebunan, energi terbarukan, hingga hilirisasi industri yang terus menarik minat investor.
“Alhamdulillah target investasi tahun 2025 dapat terlampaui. Ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap Kutai Timur semakin meningkat. Tantangan berikutnya adalah bagaimana mempertahankan tren positif ini sekaligus mendorong masuknya investasi baru yang memberikan dampak langsung bagi pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja,” ujar Novian.
Ia menjelaskan, DPMPTSP Kutim kini tengah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk mencapai target investasi tahun 2026. Salah satunya dengan menggelar Forum Bisnis yang akan mempertemukan pemerintah daerah dengan calon investor potensial.
Melalui kegiatan tersebut, DPMPTSP menargetkan sedikitnya 10 investor asing (PMA) dapat dijajaki untuk berinvestasi di Kutai Timur pada akhir tahun 2026 ini.
Dinetahui, pihaknya terus memperkuat promosi investasi daerah melalui berbagai forum, termasuk kerja sama Regional Investors Relation Unit (RIRU), pengembangan investasi hijau berbasis energi terbarukan, serta penyusunan proyek-proyek unggulan yang siap ditawarkan kepada investor.
Harapannya, semakin banyak investor yang melihat Kutai Timur sebagai daerah yang aman, prospektif, dan memiliki potensi keuntungan jangka panjang.
Novian menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen memberikan pelayanan perizinan yang cepat, transparan, dan terintegrasi guna mendukung kemudahan berusaha.
Dengan berbagai upaya tersebut, Kutai Timur optimistis mampu mempertahankan pertumbuhan investasi sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu tujuan investasi unggulan di Kalimantan Timur. (dy)


















