VIRALKALTIM– Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur, Ardiansyah, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan hak dan kesejahteraan para buruh serta pekerja, khususnya yang berada di wilayah Sangsaka.
Ardiansyah menilai buruh dan pekerja merupakan pilar penting dalam pembangunan ekonomi dan sosial daerah.
Menurutnya, tanpa kontribusi mereka, laju kemajuan di Kutai Timur akan sulit tercapai. “Mereka adalah penggerak industri, penguat ekonomi, dan bagian penting dari keberlanjutan pembangunan daerah. Sudah semestinya negara dan pemerintah memberi perhatian khusus,” ujarnya.
Katanya, banyak keluhan buruh diantaranya jaminan keselamatan, serta masalah upah dan kesejahteraan. Tentu saja semua akan ditampung dan menjadi fokus utama. Ia menegaskan bahwa suara para pekerja harus mendapat ruang dalam setiap kebijakan ketenagakerjaan.
Ardiansyah juga menyoroti pentingnya pengawasan perusahaan agar selalu mematuhi regulasi ketenagakerjaan. Ia menekankan bahwa perusahaan harus menjamin hak-hak dasar pekerja, termasuk jaminan kesehatan, keselamatan kerja, dan kepastian kontrak.
“Perusahaan harus hadir bukan hanya untuk mencari keuntungan, tetapi juga untuk memberikan perlindungan bagi pekerja,” tegasnya.
Di sisi lain, ia mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi dengan serikat pekerja dan pihak perusahaan guna menciptakan hubungan industrial yang harmonis.
Menurut Ardiansyah, dialog terbuka adalah kunci dalam menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan sebelum berkembang menjadi konflik. “Kita harus membangun ekosistem kerja yang adil, aman, dan produktif,” ujarnya.
Selain memperjuangkan regulasi yang berpihak pada buruh, Ardiansyah turut mendorong peningkatan kompetensi pekerja melalui pelatihan dan pendidikan vokasi.
Ia menilai bahwa peningkatan keterampilan akan membuka peluang lebih besar bagi pekerja lokal, khususnya di Sangsaka yang tengah berkembang menjadi kawasan industri yang semakin aktif.
Dengan komitmen yang kuat bagi kesejahteraan buruh, Ardiansyah berharap wilayah Sangsaka dapat menjadi contoh terciptanya hubungan kerja yang sehat dan produktif di Kutai Timur.
Ia menegaskan siap mengawal setiap aspirasi para pekerja melalui jalur legislasi, pengawasan, dan sinergi dengan pemerintah. “Kita ingin buruh makin sejahtera, perusahaan tetap produktif, dan daerah terus maju,” tutupnya.(dy/adv)


















