VIRALKALTIM, MIMIKA– PT Kalimantan Prima Persada (KPP MINING) kembali menorehkan prestasi melalui Emergency Response Team (ERT) dengan membawa pulang tiga penghargaan dalam ajang 8th Indonesian Fire Rescue Competition (IFRC) 2026. Kompetisi ini berlangsung pada 23–31 Oktober 2026 di area operasional PT Freeport Indonesia (PTFI), Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Kompetisi nasional garapan Perhimpunan Tanggap Darurat di Bidang Pertambangan dan Energi Indonesia (PERTAPINDO) ini mempertemukan tim tanggap darurat sektor pertambangan dan energi untuk menguji keahlian teknis serta kesiapsiagaan operasional.
Berkolaborasi dengan PT Freeport Indonesia sebagai tuan rumah, ajang ini juga menjadi sarana saling bertukar pengalaman dan memperkuat standar keselamatan kerja di industri tambang nasional.
“Prestasi ini merupakan wujud nyata dari komitmen personel ERT KPP MINING dalam menjaga keselamatan kerja. Partisipasi di IFRC bukan hanya soal kompetisi, melainkan sarana evaluasi dan peningkatan kapasitas tim agar selalu siap menghadapi potensi keadaan darurat di lapangan,” ujar Safety, Health, and Environment (SHE) Manager, Firman Risqul Fidry.
Pada kompetisi tersebut, ERT KPP MINING berhasil mendapatkan penghargaan pada tiga kategori utama:
– Juara III Road Accident Rescue
– Harapan I Confined Space Rescue
– Harapan II Firefighter Competency Test
Apresiasi kepada seluruh personel ERT KPP MINING yang terdiri dari Aso Irfan Sandi (INDE), Asrul Sani (INDE), Indra Albar Amsary (INDE), Rahmad Hidayat (INDE), Syahdan (INDE), M. Irfan (INDE), Hadyan Luzman Hilmi (INDE) dan Bambang (TRAM) atas dedikasi, kedisiplinan, serta kerja keras yang ditunjukkan sepanjang masa persiapan hingga kompetisi berlangsung.
Pencapaian ini mempertegas komitmen KPP MINING dalam meningkatkan kompetensi personel tim sekaligus memperkuat budaya keselamatan di seluruh area operasional.
Langkah ini sejalan dengan dukungan perusahaan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8, khususnya target 8.8 untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan terlindungi bagi seluruh pekerja. (*)


















