VIRALKALTIM, SANGATTA — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kutai Timur bersinergi dengan Polres Kutai Timur menggelar program sunatan massal dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 pada Rabu (17/6/2026).
Aksi sosial yang menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu ini difokuskan untuk wilayah Sangatta Utara dan sebagian kecil Sangatta Selatan.
Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Kutai Timur, Muhammad Abdullah, menjelaskan bahwa kuota yang awalnya diajukan oleh panitia sebanyak 150 anak. Namun, melalui koordinasi dan perjuangan yang maksimal, Baznas akhirnya berhasil menghimpun dan mengakomodir sebanyak 100 anak untuk mendapatkan pelayanan khitan gratis.
“Alhamdulillah, melalui permohonan dari panitia HUT Bhayangkara Polres Kutai Timur, hari ini kita bisa memberikan pelayanan sunatan massal kepada 100 anak. Untuk menyukseskan agenda ini, Baznas menyalurkan total bantuan senilai Rp100.000.000, di mana per anak mendapatkan porsi bantuan senilai Rp1.000.000,” terang Muhammad Abdullah di lokasi kegiatan.
Muhammad Abdullah merincikan, bantuan senilai Rp1.000.000 untuk setiap anak tersebut didistribusikan ke dalam tiga komponen utama. Rp650.000 dialokasikan untuk biaya medis proses khitan, Rp250.000 diberikan dalam bentuk pakaian lengkap (baju koko, sarung, dan kopiah/penutup kepala), Rp100.000 diberikan tunai sebagai uang saku atau hadiah kebahagiaan bagi anak setelah dikhitan.
Abdullah menegaskan bahwa Baznas bergerak berdasarkan ketentuan syariat dengan prioritas utama asnaf fakir dan miskin. Untuk itu, seleksi ketat administrasi seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dilakukan bersama panitia Polres.
“Kriteria utamanya adalah keluarga yang pendapatannya di bawah UMK. Namun, kami juga mengakomodir keluarga yang pendapatannya sedikit di atas UMK (kisaran Rp6 juta hingga Rp7 juta) tetapi memiliki jumlah anak yang banyak, misalnya 5 sampai 7 anak. Secara logika tentu tidak cukup, maka mereka tetap masuk klasifikasi dibantu oleh Baznas,” tambahnya.
Sementara untuk aspek medis, Abdullah menyebutkan bahwa kepastian dan pengawasan tim medis yang bertugas sepenuhnya dikoordinasikan oleh panitia Polres Kutai Timur, sedangkan Baznas memperkuat dari sisi manajemen administrasi dan penyaluran dana.
Di akhir wawancara, mewakili pimpinan Baznas Kutai Timur, Muhammad Abdullah menitipkan dua harapan besar dari momentum HUT Bhayangkara ke-80 ini.
“Pertama, kami berharap anak-anak yang dikhitan hari ini tumbuh menjadi generasi yang saleh. Secara syariat dan kesehatan mereka sekarang sudah bersih dan suci, sehingga diharapkan bisa lebih giat dan bagus lagi dalam belajar salat. Kedua, kami berharap kemitraan antara Polres Kutai Timur dan Baznas dapat terus berjalan dengan baik, khususnya dalam program pemberdayaan dana zakat, infak, dan sedekah ke depan,” pungkasnya.(Mel)


















