VIRALKALTIM– Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menegaskan komitmennya dalam memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya terkait layanan air bersih yang sempat terganggu di Dusun Sekurau Bawah, Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon.
Permasalahan distribusi air yang terhenti selama hampir dua tahun terakhir menjadi perhatian serius setelah Pemerintah Desa Sekerat melakukan audiensi dengan Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman.
Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa masyarakat tetap membayar beban administrasi meskipun tidak menikmati layanan air bersih.
Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Kutai Timur langsung menginstruksikan Perumda Air Minum Tirta Tuah Benua (TTB) untuk segera melakukan langkah cepat dan terukur. Ia menegaskan bahwa layanan dasar seperti air bersih tidak boleh terhambat dalam jangka waktu lama.
Sebagai tindak lanjut, Direktur Utama Perumda TTB Kutim, Suparjan dijadwalkan memimpin inspeksi langsung ke lokasi guna melakukan evaluasi teknis terhadap jaringan distribusi air.
“Pemeriksaan ini bertujuan mengidentifikasi penyebab utama gangguan, termasuk kemungkinan kerusakan pipa atau hambatan teknis lainnya,” kata Suparjan.
Pemerintah daerah berharap langkah ini dapat mempercepat pemulihan layanan air bersih bagi masyarakat terdampak. Di sisi lain, Pemerintah Desa Sekerat mengapresiasi respons cepat yang diberikan dan berharap penanganan yang dilakukan tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu memberikan solusi jangka panjang.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dasar serta menjamin kesejahteraan dan kesehatan masyarakat di daerah.(*)


















