VIRALKALTIM– fokus utama pembangunan daerah pada Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61. Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menyampaikan bahwa percepatan pembangunan kesehatan menjadi syarat penting dalam mempersiapkan generasi produktif menuju Indonesia Emas 2045. Ia menekankan bahwa pemerintah harus bekerja lebih cepat dan adaptif menghadapi perubahan pola hidup masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Kutai Timur harus menyesuaikan diri dengan arah kebijakan nasional yang kini lebih mengutamakan upaya pencegahan daripada pengobatan. Pemerintah daerah, katanya, harus mempertahankan semangat menjaga masyarakat tetap sehat sebelum jatuh sakit. Langkah ini diyakini mampu mengurangi beban pembiayaan kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup warga dalam jangka panjang.
“Empat tahun terakhir, fokus kita bergeser. Kita tidak menunggu masyarakat sakit, tetapi menjaga mereka tetap sehat. Inilah pondasi untuk membangun masa depan Indonesia,” tegas Bupati.
Ia menjelaskan bahwa transformasi kesehatan meliputi perbaikan fasilitas layanan, peningkatan kualitas tenaga kesehatan, serta penyediaan program edukasi yang lebih intensif. Semua ini dilakukan untuk memperkuat kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyoroti keberhasilan program nasional seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan skrining TB yang telah memberikan dampak besar bagi masyarakat Kutai Timur. Menurutnya, cakupan deteksi dini harus diperluas hingga ke wilayah pedalaman agar tidak ada warga yang luput dari layanan kesehatan. Program ini, katanya, sangat efektif dalam mencegah penyakit kronis yang berpotensi membebani masyarakat.
“Pelayanan kesehatan harus merata. Tidak boleh ada satu pun warga kita yang tertinggal dari akses layanan kesehatan,” tambahnya.
Bupati meminta seluruh perangkat daerah dan tenaga kesehatan untuk memperkuat koordinasi agar pelayanan berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. Ia menegaskan bahwa pemerataan layanan adalah salah satu kunci peningkatan indeks pembangunan manusia di Kutai Timur.
Usai membuka acara, Bupati melakukan peninjauan ke stand layanan kesehatan yang menyediakan layanan cek kesehatan, konsultasi gizi, skrining penyakit, serta edukasi pola hidup sehat.
Kehadiran ribuan warga yang memanfaatkan layanan tersebut menunjukkan antusiasme tinggi untuk memperbaiki kualitas kesehatan. Pemerintah berharap budaya hidup sehat ini dapat terus dijalankan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. (Adv/ss)


















