VIRALKALTIM – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan. Sebanyak enam putri asal Kutai Timur diberangkatkan untuk melanjutkan pendidikan di Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta.
Pelepasan sekaligus pengantaran enam calon mahasiswi tersebut dilaksanakan pada 24 Agustus 2026. Program ini menjadi salah satu bentuk perhatian Baznas Kutim dalam memberikan kesempatan pendidikan kepada generasi muda daerah, khususnya di bidang ilmu Al-Qur’an.
Enam putri Kutai Timur yang mendapatkan kesempatan melanjutkan kuliah di IIQ Jakarta yakni Rismayanti Indah asal Kecamatan Telen, Nur Husna dari Sangatta Utara, Sefiana dari Kombeng, Saripah Isbi Elpina dari Sangatta Utara, Selvia Erina dari Sangatta Selatan, serta Putri Ayunanda dari Busang.
Narasumber Drs. K.H. Masnip Sofwan menyampaikan bahwa keberangkatan keenam mahasiswi tersebut merupakan bagian dari upaya Baznas Kutim dalam mendorong generasi muda agar mendapatkan pendidikan yang lebih baik sekaligus memperdalam ilmu Al-Qur’an.
Menurutnya, kesempatan menempuh pendidikan di IIQ Jakarta diharapkan tidak hanya menjadi bekal bagi para mahasiswi dalam meraih cita-cita, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kutai Timur setelah menyelesaikan pendidikan.
“Kami berharap anak-anak kita dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik Kutai Timur, serta nantinya kembali memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Masnip Sofwan.
Ia menambahkan, pendidikan merupakan salah satu investasi penting untuk membangun masa depan daerah. Karena itu, dukungan terhadap putra-putri daerah yang memiliki semangat belajar perlu terus diperkuat.
Keenam mahasiswi tersebut kini membawa harapan besar keluarga dan masyarakat Kutai Timur untuk menuntut ilmu di Jakarta. Mereka diharapkan mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik dan menjadi generasi yang memiliki kompetensi sekaligus pemahaman keagamaan yang kuat.
Program pemberangkatan ini juga menjadi bukti bahwa zakat yang dikelola Baznas dapat disalurkan dalam bentuk program pendidikan yang memberikan dampak jangka panjang bagi penerima manfaat.
Baznas Kutai Timur berharap para penerima program dapat menjadi contoh bagi generasi muda lainnya bahwa keterbatasan bukan menjadi penghalang untuk meraih pendidikan dan masa depan yang lebih baik.(*)


















