VIRALKALTIM — Camat Sangatta Utara, Hasdiah, mengumumkan rencana revitalisasi Taman Bersemi yang akan mengusung konsep ruang terbuka hijau (RTH) dan taman ramah anak. Proyek ini diharapkan menjadi pusat aktivitas masyarakat tanpa mengubah fungsi utamanya sebagai paru-paru kota.
Dalam rancangan tersebut, Pemcam Sangatta Utara bekerja sama dengan Taman Layak Anak dan Rumah Bersama Indonesia untuk mewujudkan kawasan publik yang inklusif. “Kami ingin taman ini jadi tempat berkumpul keluarga dan ruang aktivitas yang sehat,” ujar Hasdiah.
Selain menghadirkan unsur edukasi dan ramah lingkungan, Taman Bersemi juga akan menyediakan ruang bagi UMKM lokal untuk berjualan. Namun, Hasdiah menegaskan tidak akan membangun kios permanen. “UMKM tetap ada, tapi tidak boleh permanen. Kalau permanen nanti malah jadi kumuh lagi,” tegasnya.
Penataan ini juga bertujuan mengembalikan taman ke konsep awal sesuai dengan hibah lahan, yaitu memiliki lapangan terbuka untuk masyarakat. Lapangan itu nantinya dapat dimanfaatkan untuk olahraga bersama, acara warga, atau kegiatan sosial lainnya
“Dulu taman ini memang punya lapangan luas, dan kami ingin mengembalikannya seperti semula agar bisa digunakan banyak pihak,” ujarnya. Pemerintah ingin memastikan keseimbangan antara fungsi sosial, lingkungan, dan ekonomi tetap terjaga.
Hasdiah juga menyampaikan bahwa konsep kolaboratif ini akan melibatkan masyarakat dan komunitas lokal sejak tahap perencanaan. Dengan begitu, warga merasa memiliki dan turut menjaga kebersihan serta ketertiban taman.
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kecamatan Sangatta Utara berharap Taman Bersemi tidak hanya menjadi ruang hijau, tetapi juga simbol kebersamaan dan kreativitas masyarakat Kutai Timur. “Kami ingin taman ini benar-benar hidup dan bermanfaat bagi semua,” tutup Hasdiah.(dy)


















