VIRALKALTIM – Pelaksanaan Erau perdana di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tidak hanya diarahkan sebagai agenda pelestarian budaya, tetapi juga menjadi ruang untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan. Kegiatan ini direncanakan berlangsung pada 10-15 Oktober 2026.
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutim, Ilham, mengatakan rangkaian Erau akan mengangkat berbagai tradisi dan kekayaan budaya daerah. Selain seni dan pertunjukan budaya, kegiatan juga akan diisi olahraga tradisional serta aktivitas yang melibatkan pelaku UMKM.
“Garis besarnya nanti menghadirkan tradisi, olahraga tradisional, pertunjukan, seni budaya, pembangunan ekonomi kerakyatan dan kegiatan lainnya,” kata Ilham.
Dalam pelaksanaannya, sejumlah organisasi perangkat daerah akan dilibatkan, di antaranya Disdikbud, Dinas Pariwisata, serta unsur yang menangani olahraga dan UMKM. Stakeholder terkait juga akan dilibatkan untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
Seluruh pergerakan kegiatan Erau nantinya akan dilakukan di Rumah Adat Kutai. Ilham menegaskan, pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Erau yang sudah cukup lama dibicarakan dan baru kali ini dapat direalisasikan.
“Kegiatan ini kami dukung 100 persen. Ini Erau perdana sekaligus menjadi wadah pembelajaran bagi Kutim. Kita berharap semua pihak ikut terlibat dan bersama-sama menyukseskan acara ini,” pungkasnya.(dy/adv)


















