VIRALKALTIM— Dinas Pariwisata Kutai Timur melihat potensi besar pada sektor wisata kuliner. Banyak hidangan lokal yang belum dipromosikan secara maksimal.
Tahun 2025, Dispar akan mengembangkan program khusus untuk memperkuat identitas kuliner Kutim. Program ini bertujuan menjadikan kuliner sebagai daya tarik wisata tambahan.
Kepala Dispar Kutim, Nurullah, mengatakan bahwa kuliner memiliki kekuatan besar dalam menarik wisatawan. Banyak wisatawan yang berkunjung untuk mencicipi makanan khas.
“Kuliner adalah bagian penting dari identitas daerah,” ujarnya. Karena itu, kuliner perlu dikemas secara lebih profesional.
Dispar akan melakukan kurasi terhadap makanan khas di berbagai kecamatan. Hidangan yang memiliki potensi akan dikembangkan sebagai menu unggulan daerah.
UMKM kuliner akan diberikan pelatihan cara penyajian, packaging, dan kebersihan. Semua dilakukan agar kuliner lokal lebih siap bersaing.
Selain itu, rute wisata kuliner akan dibuat di wilayah tertentu. Wisatawan dapat menikmati beberapa hidangan khas dalam satu perjalanan. Konsep ini terbukti menarik di banyak daerah. Kutim juga memiliki peluang besar untuk mengembangkannya. Kuliner lokal menjadi nilai tambah bagi wisatawan.
Promosi kuliner juga akan diperkuat melalui konten digital. Foto dan video makanan akan diproduksi secara profesional. Kuliner yang disajikan dengan visual menarik lebih mudah viral. Media sosial menjadi sarana utama untuk mempromosikan makanan lokal. Kreator lokal akan dilibatkan dalam proses ini.
Nurullah optimistis wisata kuliner dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. “Kalau kuliner bergerak, UMKM ikut bergerak,” katanya.
Program ini akan dijalankan sebagai bagian dari pengembangan destinasi wisata desa. (Adv/ss)


















