VIRALKALTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai mendorong perubahan struktur ekonomi daerah agar tidak terlalu bergantung pada sektor ekstraktif, khususnya pertambangan batu bara. Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dinilai menjadi salah satu sektor yang dapat memperluas sumber pertumbuhan ekonomi daerah.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kutim, Marhadyn, mengatakan ketergantungan terhadap sektor pertambangan perlu diimbangi dengan penguatan sektor ekonomi lain yang melibatkan lebih banyak masyarakat.
Menurutnya, sektor jasa dan kegiatan usaha masyarakat memiliki karakter yang lebih inklusif karena dapat melibatkan pelaku ekonomi dalam skala yang beragam. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan UMKM perlu mendapat perhatian dalam arah pembangunan ekonomi daerah.
“Memang kita ingin melakukan transformasi ekonomi dari yang selama ini mungkin terlalu bertumpu pada sektor ekstraktif, terutama batu bara, menuju sektor jasa yang lebih inklusif,” kata Marhadyn.
Marhadyn menyebut penguatan ekonomi masyarakat menjadi penting ketika kontribusi sektor pertambangan mengalami penurunan. Ia menilai kegiatan usaha masyarakat, termasuk UMKM, dapat menjadi bagian dari penopang aktivitas ekonomi ketika sumber pertumbuhan dari sektor tambang tidak lagi sebesar sebelumnya.
Pengembangan tersebut juga tidak berdiri sendiri. Pemerintah melihat sektor pertanian dan perkebunan sebagai basis ekonomi yang dapat terus dikembangkan, sementara pelaku usaha masyarakat dapat mengambil peran dalam aktivitas ekonomi yang tumbuh dari sektor tersebut.
“UMKM ini salah satu yang kita harapkan bisa menjadi penggerak ekonomi kita, karena dia lebih inklusif dan bisa melibatkan masyarakat secara lebih luas,” ujarnya.
Menurut Marhadyn, perubahan struktur ekonomi membutuhkan penguatan berbagai sektor secara bertahap. UMKM, pertanian, perkebunan, serta kegiatan ekonomi berbasis masyarakat diharapkan dapat memperluas sumber pertumbuhan dan mengurangi ketergantungan terhadap satu sektor.
Ia menegaskan arah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan semakin banyak masyarakat terlibat dalam aktivitas usaha, manfaat pertumbuhan ekonomi diharapkan tidak hanya terkonsentrasi pada sektor-sektor berskala besar.(adv/mel)


















