VIRALKALTIM– Rapat Paripurna DPRD Kutim ke 28 memberikan kesempatan kepada Pemkab Kutim untuk menjawab pandangan fraksi-fraksi di DPRD. Diantara hal yang dibahas ialah masalah PAD dan Silva. Hal ini diuraikan oleh Fraksi Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Nasional Demokrat.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman mengucapkan terimakasih atas masukan tersebut. Adapu tanggapan pemerintah terhadap pemandangan umum Fraksi Partai Persatuan Pembangunan ialah pihaknya telah memberikan dukungan terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Kutai Timur Tahun Anggaran 2023.
Pemerintah Daerah akan berupaya untuk menggali potensi pendapatan asli daerah dan melakukan realisasi penyerapan anggaran belanja secara optimal untuk mendukung perekonomian masyarakat dan meningkatkan kesejahteraannya melalui pembangunan yang berkelanjutan
“Pada tahun 2023, Pemerintah daerah telah melakukan penyertaan modal kepada BUMD sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kara Ardiansyah.
Ardiansyah juga mengucapkan terimakasih atas apresiasi, saran dan dukungan yang diberikan oleh Fraksi Partai Nasional Demokrat kepada pemerintah daerah.
Kata dia, terkait Silva tahun anggaran 2023 sebesar Rp1,77 (satu koma tujuh puluh tujuh) trilyun, pemerintah akan berupaya untuk melakukan evaluasi terhadap perencanaan dan penganggaran belanja daerah agar bisa mengoptimalkan kinerja keuangan pemerintah daerah.
“Pemerintah Daerah berupaya untuk meningkatkan pendapatan daerah yang mana pendapatan asli daerah merupakan salah satu indikator yang menentukan kemandirian suatu daerah,” katanya. (adv)


















