VIRALKALTIM – Leni Angriani, Anggota DPRD Kutai Timur, mengajak pemerintah daerah untuk mengambil langkah-langkah konkret dalam memastikan pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Selasa (7/5/2024).
Leni menyoroti dampak negatif dari masuknya banyak perusahaan dalam pengelolaan hutan, yang dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, pencemaran, dan konflik dengan masyarakat adat.
“DPRD Kutai Timur telah melakukan berbagai upaya, termasuk pembuatan Peraturan Daerah (Perda) dan pengawasan, namun masih banyak yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah ini,” ujarnya
Leni menegaskan perlunya penguatan pengawasan terhadap kegiatan perusahaan di hutan, sambil menyoroti pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan.
“Ilustrasinya penting untuk memastikan bahwa hutan kita dikelola secara berkelanjutan untuk generasi saat ini dan masa depan,” tambahnya.
Lanjut ia mengatakan, semua pihak juga harus bekerja sama untuk memastikan bahwa hutan dikelola secara berkelanjutan.
“Mari bersama menjaga hutan. Jangan membabat hutan, merusak hutan, membakar hutan. Hutan kita wajib dilindungi bersama. Karena di sana banyak sumber kehidupan bagi kita,” katanya.
Selain manfaat jangka pendek berupa kayu, hutan juga memberikan manfaat jangka panjang yang sangat beragam, seperti sumber tanaman obat-obatan, jasa lingkungan air, iklim mikro, mikroba, jamur, penjaga keseimbangan air permukaan-air tanah, menjaga kesuburan lahan, pencegahan banjir, tanah longsor, habitat satwa liar, yang mewakili lebih dari 95% nilai manfaat sumber daya hutan. (adv)


















