VIRALKALTIM – Pemeriksaan kendaraan angkutan melalui ramp check (ramcek) di Kutai Timur tidak berhenti pada kelengkapan dokumen. Dalam pelaksanaannya, petugas juga memastikan kondisi teknis kendaraan serta kesiapan pengemudi sebelum angkutan digunakan membawa penumpang.
Kepala Dinas Perhubungan Kutai Timur, Poniso Suryo Renggono, melalui Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan, Mega Pujiyanti, menjelaskan pemeriksaan administrasi menjadi salah satu tahapan dalam ramcek. Dokumen yang diperiksa antara lain SIM, STNK, KIR, hingga kartu pengawasan kendaraan.
Setelah administrasi, petugas melanjutkan pengecekan terhadap kondisi fisik dan sistem utama kendaraan. Bagian pengereman menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan kemampuan kendaraan mengantisipasi situasi di perjalanan.
Kondisi ban juga diperiksa, termasuk melihat tingkat kehalusannya. Selain dua bagian tersebut, pemeriksaan teknis mencakup sistem penerangan, wiper, klakson serta dimensi kendaraan untuk memastikan komponen penting masih berfungsi dan sesuai ketentuan.
“Yang paling vital sekali itu rem sama ban. Kondisi rem kita lihat bagus atau tidak, kemudian kondisi ban juga kita periksa, gundul atau tidak,” kata Mega.
Pemeriksaan turut mencakup perlengkapan yang menunjang keselamatan apabila terjadi keadaan darurat. Kendaraan harus dilengkapi sabuk pengaman, alat pemecah kaca, alat pemadam api ringan (APAR), serta segitiga pengaman. Speedometer juga menjadi salah satu bagian yang diperiksa petugas.
Tidak hanya kendaraan, kondisi pengemudi ikut menjadi perhatian dalam rangkaian ramcek. Dishub dapat melibatkan Dinas Kesehatan maupun Puskesmas untuk membantu memeriksa kondisi kesehatan pengemudi, termasuk tekanan darah dan stamina sebelum menjalankan perjalanan.
Menurut Mega, hasil pemeriksaan kondisi pengemudi juga menjadi pertimbangan dalam menentukan kelayakan untuk melanjutkan perjalanan. Jika kondisi seseorang dinilai tidak memungkinkan untuk mengemudi, petugas tidak memberikan izin untuk meneruskan operasional.
“Di tempat ramcek itu biasanya kita melibatkan Dinas Kesehatan atau Puskesmas untuk memeriksa tekanan darah, kondisi kesehatan dan stamina driver,” ujarnya.
Melalui pemeriksaan yang mencakup administrasi, kendaraan, perlengkapan keselamatan hingga kondisi pengemudi, Dishub Kutim berupaya memastikan unsur keselamatan diperiksa secara menyeluruh. Setiap bagian memiliki peran untuk mendukung perjalanan angkutan yang lebih aman bagi pengemudi maupun penumpang.(adv/mel)


















