VIRALKALTIM– Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Timur (Kutim) tengah membahas pengembangan teknologi transportasi untuk mendukung pemantauan lalu lintas, termasuk rencana penerapannya di terminal. Pengembangan ini diarahkan untuk membantu memperoleh gambaran kondisi pergerakan kendaraan secara lebih terukur.
Kepala Dinas Perhubungan Kutai Timur, Poniso Suryo Renggono, melalui Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan, Mega Pujiyanti, menyampaikan bahwa pembahasan teknologi tersebut masih berjalan. Salah satu perangkat yang menjadi perhatian ialah kamera pengawas atau CCTV yang dapat dimanfaatkan untuk memantau kendaraan yang melintas.
Pemanfaatan CCTV nantinya tidak hanya berfungsi sebagai alat pemantau visual. Sistem tersebut juga dapat dikembangkan untuk membantu mencatat jumlah kendaraan berdasarkan jenisnya, sehingga data lalu lintas dapat diperoleh dengan lebih sistematis.
Di sisi lain, Dishub Kutim juga melakukan penghitungan Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR). Data tersebut diperlukan untuk melihat gambaran kepadatan kendaraan pada suatu ruas atau kawasan dalam periode tertentu.
Menurut Mega, penghitungan LHR menjadi bagian dari upaya Dishub memahami kondisi lalu lintas berdasarkan data kendaraan yang bergerak setiap hari. “Kita juga sedang menghitung LHR, lalu lintas harian rata-rata, untuk mengetahui kepadatan lalu lintas,” ujarnya.
Data hasil penghitungan tersebut dapat menjadi bahan dalam melihat pola pergerakan kendaraan. Jenis kendaraan yang melintas, seperti sepeda motor, truk dan mobil, dapat menjadi bagian dari pencatatan untuk menggambarkan komposisi lalu lintas di suatu wilayah.
Konsep pemantauan berbasis teknologi juga telah diterapkan di sejumlah daerah sebagai gambaran pengembangan yang dapat dilakukan. Melalui sistem CCTV tertentu, kendaraan bisa teridentifikasi sekaligus dihitung berdasarkan kategorinya.
“Misalnya dengan CCTV, motor berapa, truk berapa, mobil berapa, itu bisa dihitung. Itu yang sedang kita bicarakan untuk pengembangan teknologi di terminal,” kata Mega.
Untuk Kutim, pengembangan tersebut masih berada dalam tahap pembahasan dan progres awal. Dishub menyiapkan arah pemanfaatan teknologi yang dapat mendukung pengelolaan angkutan lokal sekaligus menyediakan data lalu lintas yang lebih mudah dipantau dan dianalisis.(adv/dy)


















