VIRALKALTIM – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kutai Timur menyalurkan bantuan zakat senilai total Rp2.152.619.900 kepada 2.960 penerima manfaat atau mustahik sepanjang bulan Agustus 2026. Penyaluran tersebut dilakukan melalui lima program unggulan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat.
Ketua BAZNAS Kutim, Drs. K.H. Masnip Sofwan, menyampaikan bahwa penyaluran ini merupakan wujud amanah dari para muzakki yang zakatnya dikelola secara profesional untuk kemanfaatan masyarakat yang membutuhkan.
“Alhamdulillah, zakat yang terkumpul telah kami salurkan kepada 2.960 mustahik. Semoga langkah ini membawa keberkahan bagi para muzakki dan kebahagiaan bagi para mustahik,” ujarnya.
Dari total anggaran yang disalurkan, program Kutim Peduli menjadi yang terbesar dengan nilai Rp1.595.340.000. Bantuan ini mencakup santunan rutin fakir miskin di 17 kecamatan, santunan anak yatim piatu, serta bantuan bagi korban kebakaran di Kaliorang, Kombeng, Muara Bengkal, Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Muara Ancalong, hingga Batu Ampar. Bantuan juga diberikan kepada korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan penyandang disabilitas mental.
Selanjutnya, program Kutim Sehat menyalurkan Rp98.000.000 untuk penanganan medis warga, mulai dari biaya pengobatan anak penderita tumor di Sangatta Utara, infeksi saluran kemih di Wahau, penyediaan alat kesehatan berupa kaki palsu di Batu Ampar, hingga pelaksanaan khitanan massal di Kecamatan Bengalon.
Bidang pendidikan melalui program Kutim Cerdas menerima alokasi Rp370.029.000. Dana tersebut digunakan untuk beasiswa mahasiswa Kutim yang menempuh pendidikan di berbagai lembaga, termasuk SEBI, Al-Azhar, dan Yayasan Ibnu Katsir, serta bantuan biaya pendidikan anak dari tingkat sekolah hingga perguruan tinggi.
Sementara itu, program Kutim Sejahtera menyalurkan Rp13.500.000 untuk pengembangan usaha mikro guna mendorong kemandirian ekonomi masyarakat kurang mampu. Program Kutim Taqwa juga menyalurkan Rp75.750.000 untuk pembinaan keagamaan, seperti pembagian Al-Qur’an di Kecamatan Muara Wahau dan kegiatan keagamaan lainnya.
Drs. K.H. Masnip Sofwan menambahkan bahwa penyaluran bantuan rutin bagi pondok pesantren dan panti asuhan masih dalam tahap pemutakhiran data santri agar penyaluran tepat sasaran.
“Kami berkomitmen mengelola amanah ini dengan transparan dan akuntabel. Semoga setiap rupiah yang disalurkan membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kutai Timur,” tambahnya.
Masyarakat yang ingin berkontribusi atau mengetahui lebih lanjut dapat mengakses laman kabkutaitimur.baznas.go.id, media sosial @baznaskabkutim, atau menghubungi nomor 082148855955. (*)


















