VIRALKALTIM – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperluas akses dan layanan perpustakaan guna meningkatkan minat baca masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, di antaranya SMP Negeri 3 Sangatta Utara dan Nasib Baik.
Kepala Dispusip Kutim M. Ayub melalui Kepala Bidang Layanan, Pengolahan, dan Pelestarian Bahan Perpustakaan Dispusip Kutim, Kamariah, mengatakan kerja sama dengan SMPN 3 Sangatta Utara diarahkan untuk memperkuat pengelolaan perpustakaan sekaligus memperluas akses bahan bacaan bagi para siswa.
Dalam kerja sama tersebut, Dispusip Kutim memberikan pembinaan terkait pengelolaan perpustakaan sekolah. Selain itu, Dispusip juga menyediakan layanan perpustakaan melalui koleksi buku cetak maupun digital melalui platform iKutim.
“Kerja sama ini diharapkan dapat membantu sekolah dalam mengelola perpustakaannya dengan lebih baik, sekaligus memberikan kemudahan kepada siswa untuk mendapatkan bahan bacaan, baik dalam bentuk buku cetak maupun digital,” kata Kamariah.
Menurutnya, keberadaan perpustakaan sekolah tidak hanya menjadi tempat menyimpan buku, tetapi juga harus menjadi ruang belajar yang mampu mendorong siswa untuk gemar membaca dan mencari informasi.
Sementara itu, kerja sama dengan Nasib Baik diarahkan untuk memperluas jangkauan layanan perpustakaan kepada masyarakat. Salah satunya melalui penyediaan layanan perpustakaan ekstensi dengan memanfaatkan mobil perpustakaan keliling.
Layanan tersebut diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang belum memiliki akses mudah terhadap perpustakaan. Selain menyediakan koleksi bacaan, layanan ini juga menjadi sarana untuk mendorong pemanfaatan bahan bacaan dalam meningkatkan budaya literasi masyarakat.
Kamariah menegaskan, peningkatan minat baca membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Karena itu, Dispusip Kutim terbuka untuk membangun kolaborasi dengan sekolah, komunitas, lembaga maupun pihak lainnya yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan literasi.
Harapan
Dispusip Kutim berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada kegiatan formal, tetapi dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Harapan kami, melalui kerja sama ini semakin banyak masyarakat, khususnya anak-anak dan pelajar, yang memiliki akses terhadap bahan bacaan. Dengan semakin mudahnya akses, kita berharap tumbuh kebiasaan membaca dan budaya literasi di Kutai Timur,” ujarnya.
Ia juga berharap mobil perpustakaan keliling dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendekatkan layanan perpustakaan kepada masyarakat di berbagai wilayah.
“Perpustakaan harus hadir dan mendekat kepada masyarakat. Bukan hanya masyarakat yang datang ke perpustakaan, tetapi layanan perpustakaan juga yang harus hadir di tengah masyarakat,” pungkasnya.(adv/dy)


















