VIRALKALTIM – Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kalimantan Timur, termasuk Samarinda, Berau, Bontang, dan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam dua hari terakhir menjadi perhatian serius DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Anggota Legislatif (Aleg) Kutim.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, DPD PKS bersama para Aleg dan kader membagikan sebanyak 3.000 masker kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintas di kawasan simpang Jalan AW. Syahrani, Sangatta Utara, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan dimulai sekitar pukul 16.30 WITA dan berakhir pada pukul 18.00 WITA. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPD PKS Kutim Akhmad Wasrip Setiyono, S.T., Ketua Fraksi PKS Akbar Tanjung, serta kader dan simpatisan PKS.
Pembagian masker ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengurangi risiko terpapar langsung asap dan partikel yang dapat mengganggu kesehatan, terutama bagi pengguna jalan, anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki aktivitas di luar rumah.
Ketua DPD PKS Kutim, Akhmad Wasrip Setiyono, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap kondisi lingkungan yang sedang dihadapi masyarakat.
Menurutnya, kondisi kabut asap tidak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga berpotensi berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Karena itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah.
“Pesan kami kepada masyarakat, tetap menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak terlalu diperlukan. Kalau harus beraktivitas di luar, gunakan masker sebagai salah satu upaya perlindungan diri,” pesannya.
Ia juga berharap kondisi kabut asap dapat segera membaik sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan nyaman dan kualitas udara kembali normal.
“Harapan kami tentu kondisi ini segera berlalu. Semua pihak juga harus bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah hal-hal yang dapat memperparah kondisi kabut asap,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Fraksi PKS Kutim, Akbar Tanjung, menambahkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat harus dilakukan secara nyata, khususnya ketika masyarakat menghadapi kondisi yang berpotensi mengganggu kesehatan.
Pembagian 3.000 masker tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan sosial, tetapi juga menjadi pengingat bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan.
“Kami berharap masyarakat tetap sehat, aktivitas tetap berjalan, dan kondisi udara di Kutim segera kembali membaik. Kami juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga lingkungan,” harapnya.(adv)


















