VIRALKALTIM – Rapat Paripurna ke-XII Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025/2026 kembali menjadi ruang penting bagi Pemerintah Daerah dan DPRD Kutai Timur dalam membahas arah pembangunan tahun depan. Yang mana hal ini menjadi pegangan dalam pembangunan ke depan.
Dalam sidang yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Kutim pada Senin, 24 November 2025, pemerintah menyampaikan Nota Penjelasan terkait Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2026.
Dalam penyampaiannya, pemerintah memaparkan struktur pendapatan, belanja, dan arah kebijakan fiskal yang akan menjadi landasan pembangunan Kutai Timur pada 2026. Fokus utama tetap pada perbaikan layanan publik, pembangunan infrastruktur prioritas, serta penguatan tata kelola anggaran.
Fraksi Demokrat menjadi salah satu pihak yang memberikan tanggapan. Anggota DPRD Kutim, H. Riduan, S.AP, menyatakan bahwa Fraksi Demokrat siap mendukung penuh prioritas pembangunan yang disampaikan pemerintah.
Menurutnya, arah pembangunan harus tetap berpijak pada kebutuhan masyarakat sekaligus selaras dengan visi dan misi Bupati Kutai Timur.
Yang mana diketahui, semua program pemerintah saat ini bermuara pada kepentingan masyarakat Kutim. Diantaranya seperti masalah pendidikan, air bersih, kesehatan, dan infrastruktur.
“Kami siap mendukung dan mengawal bersama agar prioritas pembangunan Kutai Timur benar-benar menjawab harapan masyarakat,” tegas Riduan dalam Paripurna.
Dengan masuknya Nota Penjelasan ini, proses penyusunan APBD Kutai Timur secara resmi memasuki fase krusial yang akan menentukan arah pembangunan daerah sepanjang tahun anggaran 2026.(tpk/adv)


















