VIRALKALTIM, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) terus mendorong masuknya investasi di sektor perkebunan dan pertanian.
Berbagai kecamatan di Kutim memiliki komoditas unggulan yang dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi dan prospek pasar yang menjanjikan untuk dikembangkan oleh para investor.
Kepala DPMPTSP Kutai Timur, Novian Prananta, didampingi Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya Muhammad Yani, menjelaskan bahwa potensi investasi daerah tersebar hampir di seluruh wilayah Kutim.
Kecamatan Muara Wahau memiliki komoditas durian, kelapa sawit, dan mangga, sementara Muara Bengkal berfokus pada kelapa sawit. Rantau Pulung menawarkan peluang investasi pada jahe, kelapa sawit, kunyit, dan temulawak.
Sangatta Utara dan Sangatta Selatan juga memiliki potensi besar pada komoditas jahe, kelapa sawit, kunyit, serai, serta temulawak.
Selain itu, sejumlah kecamatan lainnya memiliki keunggulan tersendiri. Batu Ampar menawarkan investasi pada aren, jahe, kelapa, kopi arabika, lada, nanas, hingga temulawak.
Kaliorang memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy serta komoditas kelapa sawit, lada, pisang, dan sapi potong. Sementara Teluk Pandan menjadi salah satu wilayah dengan potensi paling beragam, meliputi aren, durian, kelapa, kelapa sawit, kemiri, kopi arabika, lada, dan mangga.
Adapun Sangkulirang tidak hanya memiliki potensi perkebunan seperti aren, kelapa, dan kelapa sawit, tetapi juga sektor pariwisata melalui destinasi Pulau Miang.
Novian mengatakan keberagaman komoditas unggulan tersebut menjadi modal penting bagi Kutai Timur untuk menarik investor di sektor hilir maupun pengembangan produk berbasis pertanian dan perkebunan.
Menurutnya, investasi yang masuk tidak hanya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Potensi yang dimiliki setiap kecamatan sangat besar dan beragam. Kami terus mempromosikan peluang investasi ini agar dapat dikembangkan secara optimal dan memberikan manfaat ekonomi yang luas bagi masyarakat Kutai Timur,” ujarnya.
Katanya, DPMPTSP siap memberikan pendampingan dan kemudahan perizinan bagi investor yang ingin menanamkan modal di Kutai Timur.
“Dengan dukungan sumber daya alam yang melimpah serta ketersediaan lahan dan komoditas unggulan, Kutai Timur diyakini memiliki daya saing yang kuat sebagai salah satu tujuan investasi sektor pertanian dan perkebunan di Kalimantan Timur.,” katanya. (*)


















