• TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
viralkaltim.com
Advertisement
  • HOME
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • VIRAL TV
  • SOSBUD
  • ADVERTORIAL
  • KALTIM
    • KUTIM
    • BONTANG
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUKAR
No Result
View All Result
  • HOME
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • VIRAL TV
  • SOSBUD
  • ADVERTORIAL
  • KALTIM
    • KUTIM
    • BONTANG
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUKAR
No Result
View All Result
viralkaltim.com
No Result
View All Result
Home KALTIM

Kutim Masuk Cengkraman Tsunami, Warga Perlu Waspada, Sangkulirang Pernah Diterjang, Semua Harap Bertaubat

Viral Kaltim by Viral Kaltim
24 Desember 2018
Kutim Masuk Cengkraman Tsunami, Warga Perlu Waspada, Sangkulirang Pernah Diterjang, Semua Harap Bertaubat
724
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

VIRAL KALTIM, KUTIM– Siapa bilang Kutim bebas dari cengkraman gempa dan tsunami. Buktinya, Kutim masuk salah satu wilayah yang berpotensi terkena tsunami.

Hal ini terkuak dari sumber berita CNN. Dari 19 lokasi yang masuk wilayah rawan gempa dan tsunami, Sangatta (Kutim) salah satunya.

Bahkan,  dari catatan sejarah (sumber Geomagz) sejak tahun 1921 menunjukkan bahwa di Kalimantan khususnya Kutim telah terjadi beberapa kali gempa yang merusak. Ialah gempa bumi Sangkulirang 14 Mei 1921 memiliki intensitas hingga VIII MMI atau gempa bermagnitudo 6,7. Kejadian terekam sekitar pukul 21.09 Wita.

BacaJuga

Mengkritik Boleh, Tetapi Jangan Menafikan Fakta: Bupati Kutim Tidak Diam Hadapi Persoalan Sawit

Siapa Jago Demokrat

Buzzer Fitnah Bupati Ardiansyah, Sebut Beli Satu Ambulan 9 Miliar, Ternyata 40 Unit

Bikin Bangga, Kodim 0909/Kutim Juara Umum 2 Kampung Pancasila TNI AD

Gempabumi kuat ini diikuti gelombang tsunami yang mengakibatkan kerusakan. Bencana tersebut mengakibatkan rumah penduduk roboh, dan tanah merekah.

Fakta lainnya, Maret  2018 sekira Pukul 05:51:58 Wita Sandaran, Kutim diguncang gempa. Yakni 3.8 Skala Richter (SR).

Sebelumnya, April 2017 sekira Pukul 19.21 wita, Kutim juga digoyang gempa sebanyak dua kali. Menurut laporan, gempa menyasar Sangatta dan kawasan Sangkulirang.

Teranyar, ialah gempabumi dengan kekuatan: 7.7 SR, 27 km Timur Laut Dongggala-Sukteng. Waktu gempa: 28-Sep-18 17:02:44 WIB. Gempa ini menyebabkan tsunami. Dampaknya terasa hingga wilayah Kalimantan Timur seperti Samarinda dan Sangatta.

Khusus Kutim, paling terasa di Sangatta, Sangkulirang, dan Sandaran. Bahkan, Sandaran, Kenyamukan (Sangatta), dan Sangkulirang sebagaimana warga mulai mengungsi. Mereka khawatir terjadi tsunami. Pasalnya, air sudah memasukan kawasan darat.

Khusus Kaltim, kembali merujuk Geomagz, tercatat pada  5 Juni 2015, terjadi gempa di daerah Ranau, Sabah dengan magnitudo 6 SR (Skala Richter) yang mengakibatkan bencana, yaitu korban jiwa sebanyak 19 orang. Kemudian dibarengi  longsoran di Gunung Kinibalu dan kerusakan bangunan di Kota Ranau.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada 25 Pebruari 2015 mencatat terjadinya gempa bumi dengan magnitudo 5,7 SR dengan pusat gempa bumi berjarak 413 km timur laut Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara.

Adanya beberapa kejadian gempa tersebut setidaknya memberikan hikmah kepada masyarakat Pulau Kalimantan yang bermukim dan beraktivitas di kawasan rawan bencana gempa, bahwa mereka tetap perlu melakukan upaya mitigasi gempa, baik mitigasi
fisik maupun nonfisik.

Upaya mitigasi tersebut harus dilakukan secara terus-menerus yang bertujuan untuk meminimalkan risiko bencana gempa yang mungkin akan terulang di kemudian hari.

Sedikit menjelaskan, Pulau Kalimantan merupakan bagian dari kerak Sunda (Sundaland) dan kerak Sunda ini merupakan bagian dari lempeng benua Eurasia. Menurut Minster dan Jordan (1978 dalam Yeats, 1997), Lempeng Eurasia yang bergerak ke arah tenggara dengan kecepatan sekitar 0,4 cm/tahun bertumbukan dengan Lempeng Indo-Australia yang bergerak ke arah utara dengan kecepatan sekitar 7 cm/ tahun.

Zona tumbukan tersebut terletak di sebelah barat Pulau Sumatra, selatan Pulau Jawa, hingga selatan Bali dan Nusa Tenggara, dan membentuk palung laut yang dikenal sebagai zona subduksi.

Adapun Pulau Kalimantan posisinya terletak jauh dari zona tumbukan tersebut, sehingga relatif stabil secara tektonik. Namun demikian akibat proses tektonik yang terjadi sebelumnya telah mengakibatkan terbentuknya struktur geologi, khususnya sesar.

Morfologi Pulau Kalimantan didominasi oleh perbukitan hingga perbukitan terjal pada bagian tengahnya. Sedangkan dataran terdapat pada daerah sepanjang pantai. Morfologi perbukitan hingga perbukitan terjal tersusun oleh batuan berumur Pra Tersier dan Tersier, sedangkan morfologi dataran tersusun oleh batuan berumur Kuarter.

Sebagian besar Pulau kalimantan tersusun oleh berumur Pra Tersier dan Tersier. Batuan Pra Tersier terdiri – dari kompleks batuan bancuh atau melange, yaitu percampuran batuan beku, sedimen, metamorf dengan massa dasar lempung dan batuan sedimen. Batuan Tersier terdiri – dari batuan sedimen dan batuan gunung api.

Sementara itu batuan Kuarter pada umumnya terdapat di daerah pantai, kanan kiri sungai, dan lembah. Sebagian batuan Pra Tersier dan Tersier tersebut telah mengalami pelapukan.

Endapan Kuarter dan batuan sedimen Pra Tersier dan Tersier yang telah mengalami pelapukan pada umumnya bersifat urai, lepas, belum kompak (unconsolidated), dan lunak. Endapan ini dapat memperkuat efek goncangan atau amplifikasi, sehingga rawan terhadap goncangan gempa.

Struktur geologi Pulau Kalimantan didominasi oleh sesar dan lipatan. Secara umum sesar-sesar di Pulau Kalimantan mempunyai tiga arah, yaitu utara – selatan, barat laut – tenggara, dan barat daya – timur laut. Lipatan yang terdapat pada bagian timur Kalimantan pada umumnya berarah barat daya – timur laut. Pola struktur geologi tersebut terbentuk akibat aktivitas tektonik yang terjadi sebelumnya.

Berdasarkan kompilasi data dari beberapa peneliti (Hamilton, 1979; Moss ?; Simons dkk., 2007; Hutchison, 2007,), diperoleh beberapa nama sesar di Pulau Kalimantan, yaitu Sesar Tinjia di Serawak, Sesar Adang di Kalimantan Barat, Sesar Sangkulirang di Kalimantan Timur, Sesar Paternoster di Selat Makassar.

Disamping itu, juga terdapat penunjaman Borneo di barat laut Sabah, penunjaman Sulu di timur laut Sabah, dan penunjaman Sulawesi Utara di timur Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur. (Supartoyo)

Dari sisi agama, penyebab terjadinya gempa dan tsunami lantaran kehendak ilahi. Allah murka dan sekaligus memberikan ujian kepada hambanya. Semua terjadi karena dosa-dosa anak Adam. Banyaknya pelaku syirik, merebaknya musik, perzinahan, dan semua bentuk kemaksiatan.

Warga Kutim wajib waspada akan hal itu. Semua kejadian menjadi cerminan bagi mereka yang beriman. Murka Allah tak mengenal waktu. Jangan menciderai Kutim dengan semua bentuk kemaksiatan yang hingga membuat Allah murka.

Baik kiranya Kutim berkaca pada Palu. Setelah terjadi bencana dahsyat, pemerintah di sana mewajibkan warganya untuk menghentikan aktivitas dunia saat adzan berkumandang. Terbaru, mereka melarang aktivitas yang berbau maksiat pada saat malam tahun baru. Semua warga diminta untuk mengingat Sang Pencipta. Khusus muslim ialah mengaji, banyak beribadah, dan zikir. (iq)

Tags: GempakutimTsunamiViralKaltimWaspada
Previous Post

Dijebak, Pria Tampan ini Berhasil Ditangkap, Kasusnya Menjadi Musuh Bersama

Next Post

Heboh !!! Fadli Naikin Feri, Keduanya Ditangkap Polisi, Rusli Jadi Saksi

Related Posts

Mengkritik Boleh, Tetapi Jangan Menafikan Fakta: Bupati Kutim Tidak Diam Hadapi Persoalan Sawit
KALTIM

Mengkritik Boleh, Tetapi Jangan Menafikan Fakta: Bupati Kutim Tidak Diam Hadapi Persoalan Sawit

19 Juni 2026
Siapa Jago Demokrat
KALTIM

Siapa Jago Demokrat

29 Mei 2026
Buzzer Fitnah Bupati Ardiansyah, Sebut Beli Satu Ambulan 9 Miliar, Ternyata 40 Unit
KALTIM

Buzzer Fitnah Bupati Ardiansyah, Sebut Beli Satu Ambulan 9 Miliar, Ternyata 40 Unit

2 Maret 2026
Bikin Bangga, Kodim 0909/Kutim Juara Umum 2 Kampung Pancasila TNI AD
KALTIM

Bikin Bangga, Kodim 0909/Kutim Juara Umum 2 Kampung Pancasila TNI AD

19 Desember 2025
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sangatta Utara Dimekarkan Menjadi 4 Desa, Ini Daftarnya

Sangatta Utara Dimekarkan Menjadi 4 Desa, Ini Daftarnya

20 Februari 2023
Kaliorang Berduka, Pekerja Tambang PT. KPP Meninggal Dunia Karena Insiden, Ini Kata Perusahaan

Kaliorang Berduka, Pekerja Tambang PT. KPP Meninggal Dunia Karena Insiden, Ini Kata Perusahaan

19 Mei 2023
Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, Satu Korban Diduga Corona Meninggal, Warga Kutim Tolong jangan Bengal

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, Satu Korban Diduga Corona Meninggal, Warga Kutim Tolong jangan Bengal

1 Mei 2020
Terkuak Daftar 5 Kepala Dinas dan Badan Serta Dirut RSUD Baru 2023 di Kutim

Terkuak Daftar 5 Kepala Dinas dan Badan Serta Dirut RSUD Baru 2023 di Kutim

27 Januari 2023
Wabup Mahyunadi Buka UKW PWI Kutim

Wabup Mahyunadi Buka UKW PWI Kutim

0
Program MBG Harus Didukung demi Kemajuan Pangan Lokal

Program MBG Harus Didukung demi Kemajuan Pangan Lokal

0
Paparkan Dua Langkah Penyelesaian Administrasi Kampung Sidrap

Paparkan Dua Langkah Penyelesaian Administrasi Kampung Sidrap

0
Yan Soroti Keamanan Kantor

Yan Soroti Keamanan Kantor

0
DPPKB Jemput Bola Stunting di Rantau Pulung   

DPPKB Jemput Bola Stunting di Rantau Pulung  

14 Juli 2026
Himpun 56 Kantong Darah, PT Pamapersada Nusantara dan PMI Kutai Timur Gelar Donor Darah

Himpun 56 Kantong Darah, PT Pamapersada Nusantara dan PMI Kutai Timur Gelar Donor Darah

14 Juli 2026
Bayar Psikotes Diprotes, Kepsek SMP 3 Sangatta Utara: Kebijakan Sekolah

Bayar Psikotes Diprotes, Kepsek SMP 3 Sangatta Utara: Kebijakan Sekolah

14 Juli 2026
Bupati Ardiansyah Tegaskan Pengelolaan Dana Zakat BAZNAS Kutim Transparan dan Akuntabel

Bupati Ardiansyah Tegaskan Pengelolaan Dana Zakat BAZNAS Kutim Transparan dan Akuntabel

12 Juli 2026
  • Sangatta Utara Dimekarkan Menjadi 4 Desa, Ini Daftarnya

    Sangatta Utara Dimekarkan Menjadi 4 Desa, Ini Daftarnya

    522 shares
    Share 209 Tweet 131
  • Kaliorang Berduka, Pekerja Tambang PT. KPP Meninggal Dunia Karena Insiden, Ini Kata Perusahaan

    452 shares
    Share 181 Tweet 113
  • Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, Satu Korban Diduga Corona Meninggal, Warga Kutim Tolong jangan Bengal

    5990 shares
    Share 2408 Tweet 1493
  • Terkuak Daftar 5 Kepala Dinas dan Badan Serta Dirut RSUD Baru 2023 di Kutim

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • Tabrak Lari Kayak Setan, Warga Sumpahi Pencuri Mobil, Ada Suruh Bunuh

    432 shares
    Share 173 Tweet 108
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

© 2021 VIRALKALTIM.COM - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • HOME
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • VIRAL TV
  • SOSBUD
  • ADVERTORIAL
  • KALTIM
    • KUTIM
    • BONTANG
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUKAR

© 2021 VIRALKALTIM.COM - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.