• TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
viralkaltim.com
Advertisement
  • HOME
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • VIRAL TV
  • SOSBUD
  • ADVERTORIAL
  • KALTIM
    • KUTIM
    • BONTANG
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUKAR
No Result
View All Result
  • HOME
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • VIRAL TV
  • SOSBUD
  • ADVERTORIAL
  • KALTIM
    • KUTIM
    • BONTANG
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUKAR
No Result
View All Result
viralkaltim.com
No Result
View All Result
Home KALTIM

Meramal Mimpi Sang Tua, Hayalan atau Kenyataan,  Sangsaka jadi Kabupaten Sangkulirang

Viral Kaltim by Viral Kaltim
1 Maret 2019
Meramal Mimpi Sang Tua, Hayalan atau Kenyataan,  Sangsaka jadi Kabupaten Sangkulirang
302
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

VIRAL KALTIM, KUTIM– Meramal Mimpi Sang Tua, Hayalan atau Kenyataan,  Sangsaka jadi Kabupaten Sangkulirang. Ini merupakan judul yang harus dipecahkan. Tentu saja, semua berbalut tentang  kenyataan, Hayalan, atau mungkin korban politik haram.

Untuk mengotak-atik teka-teki ini, baik kiranya menguak sejarah terbentuknya Sangkulirang. Jika merujuk pada sejarah, Sangkulirang merupakan Kecamatan tertua di Kutim. Adalah orang tua dari 17 kecamatan di Kutim.

Konon, Sangkulirang sudah ada sejak Tahun 1900-an. Namun, hanya komunitas penduduk yang diatur secara adat dan budaya yang dipimpin oleh seorang yang ditokohkan bertempat di Godang Lama sekarang bekas lokasi PT. Dewi Warna dan PT. Segara Timber. Mereka masih berada pada genggaman pemerintahan Kerajaan Kutai.

BacaJuga

Merdeka Bersama DPMPTSP Kutai Timur

Mengkritik Boleh, Tetapi Jangan Menafikan Fakta: Bupati Kutim Tidak Diam Hadapi Persoalan Sawit

Siapa Jago Demokrat

Buzzer Fitnah Bupati Ardiansyah, Sebut Beli Satu Ambulan 9 Miliar, Ternyata 40 Unit

Komunitas penduduk tersebut dipimpin oleh Mas Patih Abdul Manaf. Beliau merupakan utusan dari Pemerintahan Kerajaan Kutai untuk menahkodai Kampung Godang.

Berjalannya waktu, Pemerintahan Kampung Godang dipindahkan ke Benua Baru atau Pulau Sangkuang (nama lain Sangkulirang).

Selanjutnya, pada jaman pemerintahan Belanda Tahun 1930 diubah menjadi Landschap yang dipimpin oleh pejavat yang disebut Klerek.  Pejabat pertamanya adalah Awang Ishak, nama jabatan Klerek juga mengalami perubahan menjadi Penjawat (pemengang).

Pada tahun 1950-an nama pemerintah diubah menjadi Kawedanan yang dipimpin oleh seorang asisten Wedana dan yang menjadi pejabat pertama sebagai Asisten Wedana adalah H.M. Kaderi Oening.

Pada tahun 1960-an dari pemerintah Kawedanan berubah menjadi Pemerintah Kecamatan yang dipimpin oleh Camat yang pertama menjabat adalah : H.M. Rusli, BA. Artinya, nama Kecamatan Sangkulirang lahir pada Tahun 1960-an. (Lengkap lihat tabel kepemimpinan)

Berjalannya waktu, pada Tahun 2000-an, Kecamatan Sangkulirang dimekarkan menjadi tiga Kecamatan. Yaitu Kecamatan Sangkulirang, Kecamatan Kaliorang, dan Kecamatan Sandaran.  Pada tahun 2005, Kecamatan Sangkulirang dimekarkan kembali menjadi dua yaitu Kecamatan Sangkulirang dan Kecamatan Karangan, dan kembali dimekarkan menjadi Kecamatan Kaubun. Sehingga membentuk nama menjadi Sangsaka hingga saat ini.

Kecamatan Sangkulirang terdapat pulau-pulau yang terletak di kawasan pesisir pantai di Teluk Sangkulirang dan dibelah beberapa sungai sehingga dapat dikatakan 99% jalan laut dan sungai merupakan transportasi utama juga merpakan urat nadi perekonomian bagi masyarakat sekitar.

Kecamatan Sangkulirang mempunyai luas wilayah 3.522,58 Km2, yang  tersebar di pesisir pantai Teluk Sangkulirang. Secara geografis Kecamatan Sangkulirang terletak pada titik 1̊ 42’07” – 0̊ 47’45” Lintang Utara dan 117̊ 14’02” – 118̊ 12’0” Bujur Timur. Sedangkan secara administrasi Kecamatan Sangkulirang berbatasan langsung dengan  Sebelah Utara berbatasan  dengan Kecamatan Karangan, Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Kaliorang, Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Sandaran dan Selat Makasar, dan Sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Kaubun.

Ini merupakan pertimbangan masa sejarah dan kepemimpinan. Belum sejarah awal mula hadirnya penduduk. Di mana dikatakan jika Sangkulirang merupakan penetas pertama manusia di Indonesia. Yakni manusia zaman purba.

Hal tersebut diungkapkan arkeolog yang juga Direktur Museum dan Kepurbakalaan Kemendikbud Hari Widianto.

Penemuan situs Sangkulirang terjadi tahun 1995. Sejak saat itu terus dilakukan penelitian intensif oleh para ahli.

Yang lebih mencengangkan, dari situs di Sangkulirang ini teryata manusia purba yang dulu hidup di gua-gua di kawasan Mangkalihat Sangkulirang adalah cikal bakal penyebaran dan adanya manusia Indonesia saat ini.

Dari artefak dan lukisan-lukisan dinding  yang masih ada diketahui bahwa manusia purba di Sangkulirang berasal dari Taiwan. Mereka datang sekitar 4.000 tahun, ke Mangkalihat Sangkulirang.

Dari Sangkulirang manusia purba itu lalu ke selatan menuju Maros Pangkep dan terus ke timur. Itu terjadi dari 4.000-2.000 tahun. Ini sekaligus menjadi rentang waktu perjalanan tercepat dalam sejarah manusia purba.

Tentu saja, jika melihat itu semua, seharusnya Sangkulirang sejak dulu sudah menjadi kabupaten. Bukan Kutai Timur. Tentu saja banyak pertimbangan kenapa Sangkulirang tak kunjung dilirik.

Salah satunya, kawasan ini dianggap kurang berkembang. Ditambah, masih rendahnya Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam pada masa itu. Namun masa ini, apakah sudah  laik menjadi kabupaten. Jawabannya belum tentu. Namun memiliki potensi jika lima kecamatan ini saling bergandeng tangan dan menyatu.  Tetapi, pusat kabupaten tak dimungkinkan di Kecamatan Kota Sangkulirang. Sebab, berada pada titik pulau yang relatif lebih kecil dibandingkan dengan kecamatan tetangga lainnya.

Paling memegang mandat ialah di Kecamatan Kaliorang. Di mana, kecamatan ini memiliki semua hal. Baik dari SDM, maupun SDA yang terbilang maju. Seperti pertanian, perkebunan, hutan, perikanan, peternakan, minyak, dan lainnya.

Intinya, semua tak ada yang tak mungkin. Semua memiliki potensi. Asal niat tulus, kemauan yang keras, dan mendapatkan dukungan dari semua pihak. Salah satunya pimpinan tertinggi di Kutim serta masyarakat Sangsaka.

Pastinya, untuk mewujudkan hal itu, perlu kerja keras. Tak perlu deklarasi. Meskipun deklarasi merupakan bunga-bunga perjuangan. Tapi ingat, jangan sampai menguap seperti gas.  Kepentingan politik terwujud, niat masyarakat yang tulus ternodai. Akhirnya melempem seperti kerupuk terkena angin malam.

Seperti yang terjadi di Bentengmawakal yang akan membentuk Kutara. Saat ini sudah tak terdengar. Meskipun terus di perjuangkan. Namun mimpi itu belum terwujud. Padahal, Kutara sudah terbilang sempurna. Perekonomian melonjak tajam. Semua berharap, baik Kabupaten Kutara maupun Kabupaten Sangkulirang bisa terwujud. Jika ini terjadi, apakah  Kutai Timur tetap ramai atau malah menjadi kuburan. Apalagi sudah ditinggal oleh tambang-tambang raksasa. (dy)

Sejarah Kepemimpinan  di Sangkulirang. Mulai Teluk Hingga Kecamatan

Jaman pemerintahan Kerajaan Kutai pada tahun 1900-an yang pernah menjabat adalah :
1.  Mas Patih Abdul Manaf
2.  Mas purwo Ibrahim
3.  Ahmad Samad
4.  Mas purwo Ibrahim
5.  Raden Mahmud

Jaman pemerintahan Landschap pada tahun 1930-an
1.  Awang Ishak
2.  Kutang
3.  Abdul Karim
4.  Abdul Mukti
5.  Ibrahim
6.  H. Bambang Said Agil

Jaman pemerintahan Kawedanan pada tahun 1950-an pejabat Asisten Wedana adalah :
1.  H.M. Kaderi Oening
2.  Asnawi
3.  H. Bambang Badaruddin
4.  Abdul Gani
5.  Ibramsyah
6.  Idris Seman

Jaman pemerintahan Kecamatan Sangkulirang pada tahun 1960-an adalah :
1.  H.M. Rusli ( 1965 -1970 )
2.  Abdullah Sani, BA ( 1970 – 1975 )
3. Yusuf Japri, BA ( 1975 – 1978 )
4.  Abdul Hamid BA, (  1978 – 1983 )
5.  Sutardi, BA ( 1983 – 1985 )
6.  Drs. M. Husni Thamrin ( 1985 – 1990 )
7.  Drs. H. Acheruddin ( 1990 – 1996 )
8.  Drs. H. Idrus Yunus ( 1996 – 2000 )
9.  Thamrin, BA ( 2000 – 2003 )
10. Abdurrahman, BA ( 2003 – 2005 )
11. M. Alfian, S. Sos ( 2005 )

Tags: KabupatenKenyataankutimMimpiSangkulirangViralKaltim
Previous Post

Mantap !!! LPADKT Peduli Sesama, Ini Caranya

Next Post

Bukan Jumat Keramat, Tapi Jumat Berkah, Lima Warga Ini Sangat Beruntung, Ini Kata Polres

Related Posts

Merdeka Bersama DPMPTSP Kutai Timur
KALTIM

Merdeka Bersama DPMPTSP Kutai Timur

11 Agustus 2026
Mengkritik Boleh, Tetapi Jangan Menafikan Fakta: Bupati Kutim Tidak Diam Hadapi Persoalan Sawit
KALTIM

Mengkritik Boleh, Tetapi Jangan Menafikan Fakta: Bupati Kutim Tidak Diam Hadapi Persoalan Sawit

19 Juni 2026
Siapa Jago Demokrat
KALTIM

Siapa Jago Demokrat

29 Mei 2026
Buzzer Fitnah Bupati Ardiansyah, Sebut Beli Satu Ambulan 9 Miliar, Ternyata 40 Unit
KALTIM

Buzzer Fitnah Bupati Ardiansyah, Sebut Beli Satu Ambulan 9 Miliar, Ternyata 40 Unit

2 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sangatta Utara Dimekarkan Menjadi 4 Desa, Ini Daftarnya

Sangatta Utara Dimekarkan Menjadi 4 Desa, Ini Daftarnya

20 Februari 2023
Kaliorang Berduka, Pekerja Tambang PT. KPP Meninggal Dunia Karena Insiden, Ini Kata Perusahaan

Kaliorang Berduka, Pekerja Tambang PT. KPP Meninggal Dunia Karena Insiden, Ini Kata Perusahaan

19 Mei 2023
Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, Satu Korban Diduga Corona Meninggal, Warga Kutim Tolong jangan Bengal

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, Satu Korban Diduga Corona Meninggal, Warga Kutim Tolong jangan Bengal

1 Mei 2020
Terkuak Daftar 5 Kepala Dinas dan Badan Serta Dirut RSUD Baru 2023 di Kutim

Terkuak Daftar 5 Kepala Dinas dan Badan Serta Dirut RSUD Baru 2023 di Kutim

27 Januari 2023
Bupati Kutim Tekankan Peran Wartawan Profesional di Tengah Maraknya Disinformasi

Bupati Kutim Tekankan Peran Wartawan Profesional di Tengah Maraknya Disinformasi

0
Paparkan Dua Langkah Penyelesaian Administrasi Kampung Sidrap

Paparkan Dua Langkah Penyelesaian Administrasi Kampung Sidrap

0
Wabup Mahyunadi Buka UKW PWI Kutim

Wabup Mahyunadi Buka UKW PWI Kutim

0
Ketua DPRD Kutai Timur, Jimmi, Hadiri UKW PWI Kutim dan Beri Apresiasi untuk Wartawan

Ketua DPRD Kutai Timur, Jimmi, Hadiri UKW PWI Kutim dan Beri Apresiasi untuk Wartawan

0
DPPKB Kutim Perkuat Edukasi Reproduksi ke Sekolah-Sekolah

DPPKB Kutim Perkuat Edukasi Reproduksi ke Sekolah-Sekolah

21 September 2026
Sekarang Dua Anak Lebih Sehat

Sekarang Dua Anak Lebih Sehat

21 September 2026
DPPKB Kutim Galakkan Pelatihan CTU dan SIRIKA

DPPKB Kutim Galakkan Pelatihan CTU dan SIRIKA

21 September 2026
Libatkan Semua Pihak, Pengerjaan Ruas Jalan Dikebut

Libatkan Semua Pihak, Pengerjaan Ruas Jalan Dikebut

20 September 2026
  • Sangatta Utara Dimekarkan Menjadi 4 Desa, Ini Daftarnya

    Sangatta Utara Dimekarkan Menjadi 4 Desa, Ini Daftarnya

    524 shares
    Share 210 Tweet 131
  • Kaliorang Berduka, Pekerja Tambang PT. KPP Meninggal Dunia Karena Insiden, Ini Kata Perusahaan

    454 shares
    Share 182 Tweet 114
  • Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, Satu Korban Diduga Corona Meninggal, Warga Kutim Tolong jangan Bengal

    5990 shares
    Share 2408 Tweet 1493
  • Terkuak Daftar 5 Kepala Dinas dan Badan Serta Dirut RSUD Baru 2023 di Kutim

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • Tabrak Lari Kayak Setan, Warga Sumpahi Pencuri Mobil, Ada Suruh Bunuh

    433 shares
    Share 173 Tweet 108
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

© 2021 VIRALKALTIM.COM - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • HOME
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • VIRAL TV
  • SOSBUD
  • ADVERTORIAL
  • KALTIM
    • KUTIM
    • BONTANG
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUKAR

© 2021 VIRALKALTIM.COM - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.