VIRALKALTIM– Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur, Mulyono, menegaskan bahwa kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sertifikasi Guru Al-Qur’an Metode UMMI yang telah resmi ditutup di Hotel Victoria Sangatta Utara bukanlah akhir dari proses pembinaan.
Menurutnya, selesainya agenda pelatihan justru menjadi babak baru untuk memperkuat kualitas pembelajaran Al-Qur’an di seluruh wilayah Kutai Timur.
“Hadirin sekalian, dengan berakhirnya kegiatan ini, bukan berarti tugas kita selesai. Justru ini menjadi titik awal untuk memastikan pembelajaran Al-Qur’an semakin terstruktur, efektif, dan menyentuh seluruh peserta didik,” tegas Mulyono di hadapan para peserta.
Ia menambahkan, Disdikbud Kutim berkomitmen untuk terus memberikan dukungan penuh kepada para guru yang telah tersertifikasi. Dukungan tersebut mencakup pembinaan berkelanjutan, pendampingan teknis, serta monitoring pelaksanaan pembelajaran di sekolah.
“Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan terus memberi dukungan melalui pembinaan, monitoring, dan peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan agar hasil pelatihan ini dapat benar-benar diterapkan di lapangan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, panitia menyampaikan bahwa seluruh peserta dinyatakan lulus sertifikasi Metode UMMI. Kabar tersebut disambut antusias oleh para guru yang mengikuti pelatihan dari berbagai kecamatan di Kutai Timur.
Mulyono juga menyampaikan ucapan selamat serta harapan agar kemampuan yang telah diperoleh mampu memperkuat literasi Al-Qur’an di lingkungan pendidikan.
“Selamat kepada seluruh peserta yang telah dinyatakan lulus sertifikasi Metode UMMI. Semoga membawa keberkahan dan memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan Al-Qur’an di Kutai Timur,” tutupnya.(ss)


















