• TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
viralkaltim.com
Advertisement
  • HOME
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • VIRAL TV
  • SOSBUD
  • ADVERTORIAL
  • KALTIM
    • KUTIM
    • BONTANG
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUKAR
No Result
View All Result
  • HOME
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • VIRAL TV
  • SOSBUD
  • ADVERTORIAL
  • KALTIM
    • KUTIM
    • BONTANG
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUKAR
No Result
View All Result
viralkaltim.com
No Result
View All Result
Home ADVERTORIAL

Usai Sangkulirang, Plh Yuriansyah Kembali Jemput Bola di Kaubun

Viral Kaltim by Viral Kaltim
12 Agustus 2026
Usai Sangkulirang, Plh Yuriansyah Kembali Jemput Bola di Kaubun
2.7k
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

VIRALKALTIM, KAUBUN – Upaya penanganan keluarga berisiko stunting (KRS) terus digeber oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim. Kali ini di Kecamatan Kaubun dengan program layanan jemput bola keluarga berisiko stunting yang digelar di BPU Desa Bumi Rapak, Kecamatan Kaubun, Rabu (12/8/2026).

Plh Kepala DPPKB Kutim, Yuriansyah, mengatakan layanan jemput bola menjadi bagian dari implementasi 50 Program Unggulan Bupati Kutim, khususnya Prioritas Nomor 22 tentang Layanan Jemput Bola Stop Stunting.

Menurutnya, penanganan KRS membutuhkan kerja bersama karena persoalan yang dihadapi setiap keluarga berbeda. Mulai dari kondisi ekonomi, kesehatan balita, akses air bersih dan jamban sehat, rumah layak huni, hingga pola penggunaan kontrasepsi.

BacaJuga

Plh DPPKB  Kutim Yuriansyah Terjun Langsung Pantau Dua Korban KRS di Sangkulirang

LPB PAMA Banua Etam Bekali UMKM dengan Strategi Packaging dan Branding untuk Tingkatkan Daya Saing Produk

PT Pamapersada Nusantara Santuni 80 Anak Yatim Piatu dari Swarga Bara dan Singa Gembara

PT Pamapersada Nusantara Serahkan Beasiswa GOTA kepada 11 Penerima, Dukung Pendidikan Berkelanjutan hingga Perguruan Tinggi

“Bersiko stunting belum tentu berarti anaknya terkena stunting. Karena itu, indikator penyebabnya harus segera kita tangani agar keluarga tersebut bisa keluar dari data keluarga berisiko stunting,” kata Yuriansyah.

Berdasarkan data Sistem Informasi Keluarga (SIGA), terdapat 463 keluarga berisiko stunting di Kecamatan Kaubun. Rinciannya, Desa Bumi Etam sebanyak 216 keluarga, Bumi Rapak 15 keluarga, Bukit Jaya 61 keluarga, Cipta Graha 22 keluarga, Kadungan Raya 52 keluarga, Pengadan Baru 32 keluarga, Mata Air 23 keluarga dan Bukit Permata 42 keluarga.

Yuriansyah menegaskan, data tersebut menjadi dasar untuk menentukan bentuk intervensi yang dibutuhkan masing-masing keluarga. Salah satunya melalui edukasi, pendampingan dan pemberian makanan tambahan.

Dalam kegiatan itu, DPPKB Kutim juga menyerahkan bantuan makanan tambahan dari Baznas Kutai Timur secara simbolis kepada sejumlah keluarga berisiko stunting.

Bantuan untuk periode lainnya akan diteruskan kepada sasaran melalui petugas PLKB di Kecamatan Kaubun. Layanan jemput bola tersebut juga diisi materi penanganan KRS oleh JFT DPPKB Kutim, Agustina, serta pemaparan perkembangan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Anak Stunting (Genting) oleh Staf Bidang KS DPPKB Kutim, Nindya Asriningsih.

Sementara itu, Camat Kaubun, Saprani, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia berharap edukasi dan pendampingan yang diberikan dapat memperkuat upaya pencegahan stunting di wilayahnya.

“Kita berharap beberapa tahun ke depan tidak ada lagi stunting di Kecamatan Kaubun. Ini bukan hanya harapan saya, tetapi harapan kita semua,” ujarnya.

Kegiatan turut dihadiri Kabid Penyuluhan dan Pergerakan Yunita Ronting, Kabid Ketahanan Keluarga Sejahtera Ani Saida, Kabid Keluarga Berencana Mustika, perwakilan Dinkes, Perkim, Dikepang, Babinsa, Bhabinkamtibmas, TP-PKK Kecamatan, keluarga penerima PMT, Tim Pendamping Keluarga (TPK), penyuluh KB, serta jajaran DPPKB Kutim.

Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci agar penanganan keluarga berisiko stunting tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi berlanjut hingga keluarga mampu keluar dari berbagai faktor risiko.(*)

Tags: #beritapilihan #DPPKB #kutim #kaltim #indonesia
Previous Post

Plh DPPKB  Kutim Yuriansyah Terjun Langsung Pantau Dua Korban KRS di Sangkulirang

Related Posts

Plh DPPKB  Kutim Yuriansyah Terjun Langsung Pantau Dua Korban KRS di Sangkulirang
ADVERTORIAL

Plh DPPKB  Kutim Yuriansyah Terjun Langsung Pantau Dua Korban KRS di Sangkulirang

11 Agustus 2026
LPB PAMA Banua Etam Bekali UMKM dengan Strategi Packaging dan Branding untuk Tingkatkan Daya Saing Produk
ADVERTORIAL

LPB PAMA Banua Etam Bekali UMKM dengan Strategi Packaging dan Branding untuk Tingkatkan Daya Saing Produk

7 Agustus 2026
PT Pamapersada Nusantara Santuni 80 Anak Yatim Piatu dari Swarga Bara dan Singa Gembara
ADVERTORIAL

PT Pamapersada Nusantara Santuni 80 Anak Yatim Piatu dari Swarga Bara dan Singa Gembara

7 Agustus 2026
PT Pamapersada Nusantara Serahkan Beasiswa GOTA kepada 11 Penerima, Dukung Pendidikan Berkelanjutan hingga Perguruan Tinggi
ADVERTORIAL

PT Pamapersada Nusantara Serahkan Beasiswa GOTA kepada 11 Penerima, Dukung Pendidikan Berkelanjutan hingga Perguruan Tinggi

7 Agustus 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sangatta Utara Dimekarkan Menjadi 4 Desa, Ini Daftarnya

Sangatta Utara Dimekarkan Menjadi 4 Desa, Ini Daftarnya

20 Februari 2023
Kaliorang Berduka, Pekerja Tambang PT. KPP Meninggal Dunia Karena Insiden, Ini Kata Perusahaan

Kaliorang Berduka, Pekerja Tambang PT. KPP Meninggal Dunia Karena Insiden, Ini Kata Perusahaan

19 Mei 2023
Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, Satu Korban Diduga Corona Meninggal, Warga Kutim Tolong jangan Bengal

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, Satu Korban Diduga Corona Meninggal, Warga Kutim Tolong jangan Bengal

1 Mei 2020
Terkuak Daftar 5 Kepala Dinas dan Badan Serta Dirut RSUD Baru 2023 di Kutim

Terkuak Daftar 5 Kepala Dinas dan Badan Serta Dirut RSUD Baru 2023 di Kutim

27 Januari 2023
Wabup Mahyunadi Buka UKW PWI Kutim

Wabup Mahyunadi Buka UKW PWI Kutim

0
Paparkan Dua Langkah Penyelesaian Administrasi Kampung Sidrap

Paparkan Dua Langkah Penyelesaian Administrasi Kampung Sidrap

0
Program MBG Harus Didukung demi Kemajuan Pangan Lokal

Program MBG Harus Didukung demi Kemajuan Pangan Lokal

0
KPC Raih Enam Penghargaan Pada Ajang ICEA 2025 di Bali

KPC Raih Enam Penghargaan Pada Ajang ICEA 2025 di Bali

0
Plh DPPKB  Kutim Yuriansyah Terjun Langsung Pantau Dua Korban KRS di Sangkulirang

Plh DPPKB  Kutim Yuriansyah Terjun Langsung Pantau Dua Korban KRS di Sangkulirang

11 Agustus 2026
Frederik Kalalembang Apresiasi Dr. Eko Sugiarto, Dorong Sangtorayaan Manfaatkan Pendampingan dan Sertifikasi UMKM

Frederik Kalalembang Apresiasi Dr. Eko Sugiarto, Dorong Sangtorayaan Manfaatkan Pendampingan dan Sertifikasi UMKM

11 Agustus 2026
Merdeka Bersama DPMPTSP Kutai Timur

Merdeka Bersama DPMPTSP Kutai Timur

11 Agustus 2026
Gegara Mantan Bendahara Desa, Kades Sangkima Jadi Korban Sanksi Anggaran

Gegara Mantan Bendahara Desa, Kades Sangkima Jadi Korban Sanksi Anggaran

9 Agustus 2026
  • Sangatta Utara Dimekarkan Menjadi 4 Desa, Ini Daftarnya

    Sangatta Utara Dimekarkan Menjadi 4 Desa, Ini Daftarnya

    522 shares
    Share 209 Tweet 131
  • Kaliorang Berduka, Pekerja Tambang PT. KPP Meninggal Dunia Karena Insiden, Ini Kata Perusahaan

    453 shares
    Share 181 Tweet 113
  • Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, Satu Korban Diduga Corona Meninggal, Warga Kutim Tolong jangan Bengal

    5990 shares
    Share 2408 Tweet 1493
  • Terkuak Daftar 5 Kepala Dinas dan Badan Serta Dirut RSUD Baru 2023 di Kutim

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • Tabrak Lari Kayak Setan, Warga Sumpahi Pencuri Mobil, Ada Suruh Bunuh

    432 shares
    Share 173 Tweet 108
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

© 2021 VIRALKALTIM.COM - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • HOME
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • VIRAL TV
  • SOSBUD
  • ADVERTORIAL
  • KALTIM
    • KUTIM
    • BONTANG
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUKAR

© 2021 VIRALKALTIM.COM - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.