VIRALKALTIM– Sebagai bagian dari proses demokrasi, Pilkada tidak hanya menguji kemampuan penyelenggara dalam mengorganisir suatu kontes politik, tetapi juga menggambarkan kematangan politik dan kedewasaan masyarakat dalam pemimpin di tingkat daerah.
Pemilihan Pilkada adalah salah satu momen krusial dalam agenda demokrasi Indonesia yang membutuhkan keterlibatan aktif dari semua pihak untuk memastikan jalannya yang damai, transparan, dan bermartabat.
Namun, tantangan besar menghadang dalam upaya menciptakan Pilkada yang sehat dan bermartabat, terutama dalam mengantisipasi penyebaran hoaks dan potensi konflik yang bisa mengancam keamanan dan demokrasi.
Anggota DPRD Kutim, Yosep Udau memiliki harapan besar agar kiranya Pilkada di Kutim berjalan lancar dan sukses. Pilkada yang melahirkan pemimpin yang berkualitas dan pastinya harapan masyarakat.
Bupati dan wakil yang kelak diamanahkan tak hanya menjadi seorang kepala daerah, akan tetapi menjadi pemimpin bagi untuk semua. Tak hanya golongan, melainkan untuk semua masyarakat Kutim.
“Tentu saja harapan kita benar-benar memiliki pemimpin yang pro rakyat. Peduli rakyat. Memihak kepada rakyat,” harapnya.
Beberapa yang menjadi keinginan masyarakat umum. Diantaranya masalah infrastruktur baik jalan maupun fasilitas penunjang lainnya. Diantaranya, pendidikan dan kesehatan. Kemudian kebutuhan utama lain seperti listrik dan air bersih.
Ini juga menjadi penting direalisasikan.Tak hanya dalam kota, namun hingga di pedalaman. Baik di kecamatan maupun desa. “Harapan kita demikian semua untuk kepentingan masyarakat,” harapnya lagi.
Diketahui, saat ini pesta demokrasi lima tahunan yakni pemilihan bupati segera berlangsung. Beberapa calon sudah melakukan proses pendaftaran calon. Puncaknya pada tanggal 27 November 2024. (adv)


















